Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Erin Taulany Bantah Tuduhan Kekerasan, Klaim Punya 14 Video Bukti Kuat

Rabu, 06/05/2026
Erin Taulany Bantah Tuduhan Kekerasan, Klaim Punya 14 Video Bukti Kuat
Erin Taulany Didampingi Tim Kuasa Hukum

JakartaErin Taulany, mantan istri dari Andre Taulany, melalui tim kuasa hukumnya membantah tegas tuduhan kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang belakangan viral di media sosial.

Erin menegaskan seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak benar dan dapat dibantah dengan bukti kuat. “Saya bisa buktikan 100 persen. Ada sekitar 14 video di dalam rumah yang menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya saat ditemui dalam konferensi pers di kawasan Senayan City, Jakarta, Selasa (5/5).

Tudingan yang beredar menyebut adanya tindakan kekerasan, termasuk penggunaan benda tertentu terhadap ART. Namun Erin menegaskan tidak pernah melakukan hal tersebut. Ia juga menyinggung klaim visum dari pihak pelapor yang hingga kini, menurutnya, belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian.

Kuasa hukum Erin, yang dipimpin Sunan Kalijaga, menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. “Dalam hukum, yang berbicara adalah fakta, bukan opini atau asumsi. Jika ada tuduhan, harus bisa dibuktikan,” tegasnya.

Pihak Erin juga menjelaskan bahwa hubungan kerja ART tersebut berada di bawah naungan yayasan penyalur tenaga kerja, bukan langsung dengan Erin sebagai individu. Sistem tersebut disebut mirip dengan mekanisme outsourcing, sehingga urusan administratif dan pergantian pekerja dilakukan melalui yayasan.

Erin mengaku baru menggunakan jasa ART tersebut selama kurang lebih tiga minggu, berdasarkan rekomendasi dari kenalan. Ia juga mengungkapkan adanya sejumlah masalah kinerja, seperti pekerjaan rumah yang tidak diselesaikan dengan baik, yang menjadi dasar keluhan kepada pihak yayasan.

Terkait munculnya pengakuan dari pihak lain di media sosial yang mengaku memiliki pengalaman serupa, Erin mengaku belum menelaah secara langsung. Namun tim kuasa hukum mengingatkan bahwa setiap pernyataan di ruang publik tetap memiliki konsekuensi hukum.

“Negara ini adalah negara hukum. Silakan menyampaikan pendapat, tapi jangan sampai menjadi fitnah. Jika tidak bisa membuktikan, tentu ada risiko hukum,” lanjut kuasa hukum.

Meski sempat memilih diam, pihak Erin kini memutuskan memberikan klarifikasi karena menilai isu yang berkembang sudah meluas. Mereka menegaskan siap menghadapi proses hukum dan membuka seluruh bukti yang dimiliki jika diperlukan oleh penyidik.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, mengingat sensitifnya isu perlindungan pekerja rumah tangga serta pentingnya pembuktian objektif dalam setiap sengketa hukum.

Tags

Terkini