Los Angeles – Aktris Anne Hathaway membagikan pengalaman tak terlupakan bersama Taylor Swiftyang disebutnya turut memberi inspirasi dalam film terbarunya, Mother Mary.
Dalam penampilannya di The Late Show with Stephen Colbert, Hathaway mengungkap bahwa sosok Taylor Swift terasa seperti “malaikat” yang membayangi proses kreatif film tersebut.
Ia juga menyebut sang sutradara, David Lowery, merupakan penggemar berat Taylor Swift dan mengambil inspirasi dari era Reputation untuk membangun karakter dalam film.
Setelah memerankan ikon pop dalam Mother Mary, Hathaway mengaku memiliki sudut pandang baru terhadap Swift.
“Saya memang sudah menjadi penggemar, tapi setelah ini saya jadi lebih memahami sisi empati, kerendahan hati, dan tentu saja bakatnya,” ujarnya.
Momen paling berkesan terjadi saat Hathaway menghadiri konser The Eras Tour di Jerman. Ia mengaku awalnya tidak percaya ketika merasa Swift melambaikan tangan ke arahnya di tengah penampilan.
Namun kejutan sesungguhnya datang ketika seseorang menghampirinya dan menyerahkan sebuah catatan dari Swift.
Dalam pesan tersebut, Swift menuliskan bahwa dirinya senang Hathaway hadir dan akan secara khusus melambaikan tangan kepadanya selama konser berlangsung.
“Saya benar-benar tidak percaya. Itu terasa sangat magis,” kata Hathaway.
Pengalaman tersebut semakin memperkuat kesan Hathaway terhadap Swift, tidak hanya sebagai superstar global, tetapi juga sosok yang mampu membuat penggemarnya merasa istimewa secara personal.
Film Mother Mary sendiri menjadi salah satu proyek terbaru Hathaway yang mengeksplorasi dunia musik dan kehidupan seorang bintang pop, dengan sentuhan inspirasi dari fenomena global seperti Taylor Swift.