Penyanyi global Rihanna kembali menorehkan sejarah di industri musik dunia. Ia resmi menjadi artis wanita pertama yang melampaui 200 juta sertifikasi single dari Recording Industry Association of America (RIAA).
Dengan total 200,5 juta unit tersertifikasi, Rihanna kini menempati posisi ketiga dalam daftar artis dengan penjualan digital single terbanyak sepanjang masa. Ia berada di bawah Drake yang mencatatkan 277,5 juta unit dan Morgan Wallen dengan 215 juta unit.
Pencapaian ini terasa semakin luar biasa mengingat Rihanna belum merilis album penuh sejak tahun 2016 melalui album Anti. Meski begitu, ia tetap aktif lewat sejumlah kolaborasi dan lagu soundtrack dalam beberapa tahun terakhir.
Di tengah penantian panjang penggemar terhadap album kesembilannya, Rihanna sempat mengungkapkan bahwa ia kini telah menemukan arah baru untuk karya berikutnya. Dalam wawancara pada 2025, ia mengaku sangat selektif dalam proses kreatif.
“Setiap kali saya mencoba, rasanya tidak sesuai dengan diri saya saat ini. Tidak mencerminkan perkembangan saya. Saya tidak bisa merilis sesuatu yang tidak sepenuhnya saya yakini,” ujarnya.
Rihanna menegaskan bahwa jeda panjang dari musik harus menghasilkan sesuatu yang benar-benar berarti bagi pendengar. Ia ingin karya berikutnya menjadi representasi pertumbuhan dan evolusi dirinya sebagai musisi.
Selain karier musik, Rihanna juga menjalani kehidupan pribadi bersama pasangannya, A$AP Rocky, dan keluarga mereka. Meski fokusnya terbagi, pencapaian ini membuktikan bahwa pengaruhnya di industri musik tetap kuat dan relevan.
Rekor ini sekaligus mempertegas posisi Rihanna sebagai salah satu ikon musik terbesar dunia, bahkan tanpa harus merilis album baru dalam lebih dari satu dekade.