Sidang Ammar Zoni akan kembali digelar pada Kamis, 23 April 2026, dengan agenda pembacaan putusan. Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Trump Tegaskan Sikap soal Iran, Singgung Paus hingga Klaim Kemajuan Negosiasi

Jum'at, 17/04/2026
Trump Tegaskan Sikap soal Iran, Singgung Paus hingga Klaim Kemajuan Negosiasi
Presiden Donald Trump menegaskan kembali sikap kerasnya terhadap Iran ( White House )

Washington – Presiden Donald Trump menegaskan kembali sikap kerasnya terhadap Iran, khususnya terkait isu senjata nuklir, di tengah meningkatnya ketegangan global dan operasi blokade di Selat Hormuz.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Trump menanggapi kritik dari Paus yang menyinggung penggunaan agama untuk kepentingan politik dan militer. Trump menegaskan bahwa dirinya memiliki hak untuk berbeda pendapat.

“Sangat penting bagi Paus untuk memahami bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Jika itu terjadi, seluruh dunia akan berada dalam bahaya,” ujar Trump.

Trump juga menyoroti situasi internal Iran, dengan menyebut adanya korban jiwa dalam aksi protes yang menurutnya menjadi alasan kuat untuk mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.

Di sisi lain, ia mengklaim bahwa upaya tekanan terhadap Iran melalui blokade laut berjalan efektif. Menurutnya, langkah tersebut bahkan lebih berdampak dibandingkan operasi militer.

“Blokade berjalan sangat kuat. Tidak ada kapal yang berani melintas. Iran praktis tidak bisa melakukan aktivitas bisnis,” katanya.

Trump mengungkapkan bahwa peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran semakin terbuka. Ia menyebut Teheran kini menunjukkan sikap yang lebih kooperatif dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

“Kami sangat dekat dengan kesepakatan. Iran telah setuju untuk tidak memiliki senjata nuklir, dan itu kabar baik,” tambahnya.

Meski demikian, Trump tidak menutup kemungkinan konflik akan kembali memanas jika negosiasi gagal. Ia menegaskan bahwa opsi militer tetap terbuka.

Selain isu Iran, Trump juga menyinggung perkembangan di kawasan Timur Tengah lainnya. Ia menyatakan optimisme terhadap peluang gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, yang disebutnya bisa menjadi langkah penting menuju stabilitas kawasan.

Dalam kesempatan yang sama, Trump mengaku telah berbicara dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri India, dan menyebut komunikasi berjalan positif.

Terkait konflik di Ukraina, Trump mengatakan situasi masih berlangsung dan berharap perang dapat segera berakhir, meski mengakui banyak korban terus berjatuhan.

Pernyataan Trump ini mencerminkan fokus kebijakan luar negeri AS yang saat ini tertuju pada Iran, baik melalui tekanan militer maupun jalur diplomasi. Dunia kini menanti apakah negosiasi tersebut benar-benar akan menghasilkan kesepakatan, atau justru memicu eskalasi konflik yang lebih luas.

Tags

Terkini