Jakarta- Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan usai memberikan tanggapan terkait kritik publik, fenomena hoaks di media sosial, hingga viralnya kehidupan keluarganya. Didampingi pengacara Aldwin Rahadian, Dhani menegaskan bahwa kritik terhadap pejabat publik harus dibedakan dengan serangan terhadap ranah pribadi.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (13/5), Dhani menjelaskan bahwa dirinya tidak anti kritik selama kritik tersebut berkaitan dengan kebijakan atau tugasnya sebagai anggota DPR RI.
“Saya ini pejabat DPR. Yang boleh dikritik itu kebijakannya, bukan kehidupan pribadinya,” ujar Dhani.
Menurut Dhani, masyarakat perlu memahami batas antara kritik terhadap jabatan publik dan urusan personal. Ia mencontohkan bahwa kritik layak diberikan apabila seorang pejabat menyalahgunakan fasilitas negara atau kewenangannya, bukan menyerang keluarga maupun kehidupan pribadinya.
Dalam kesempatan itu, Dhani juga menyinggung maraknya hoaks di media sosial. Ia mengaku baru menyadari setelah menjadi anggota DPR pada 2024 bahwa penyebaran informasi palsu tidak hanya dilakukan oleh penguasa, tetapi juga masyarakat umum.
“Ternyata masyarakat juga bisa membuat hoaks terbaik,” katanya.
Musisi sekaligus pentolan Dewa 19 itu bahkan mengaku geram terhadap framing sejumlah media sosial dan akun anonim yang dianggap menggiring opini publik secara tidak proporsional. Ia mencontohkan unggahan Instagram miliknya yang meraih lebih dari 24 juta penonton dalam sehari, namun tetap diberitakan sebagai “dihujat netizen”.
“Yang likes lebih banyak daripada yang menghujat. Tapi framing-nya malah Ahmad Dhani dihujat netizen,” ucapnya.
Tak hanya soal dirinya, Dhani juga menanggapi viralnya berbagai komentar dan konten AI terkait cucunya yang baru lahir. Ia menegaskan bahwa wajah asli bayi putra Al Ghazali yang beredar di media sosial adalah hoaks.
“Tidak ada wajah bayi di medsos. Kalau ada, itu semuanya hoaks,” tegas Dhani.
Ia mengatakan pihak keluarga kini berupaya melakukan take down terhadap berbagai konten palsu maupun manipulasi AI yang dinilai meresahkan keluarga.
Meski begitu, Dhani mengaku keluarganya perlahan mulai terbiasa menghadapi sorotan publik dan komentar netizen. Menurutnya, menjadi bagian dari keluarga Ahmad Dhani berarti harus siap menjadi figur publik yang tahan banting.
“Lama-lama kebal,” ujarnya sambil tertawa.
Dalam wawancara tersebut, Dhani juga sempat menanggapi komentar mengenai program pencarian bakat Indonesian Idol. Dengan santai, ia menyebut acara tersebut menjadi populer berkat keterlibatannya di masa lalu.
“Indonesian Idol itu ngetop gara-gara saya,” katanya singkat.