Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Kiki Saputri Ungkap Perjuangan dan Tekanan Jadi Komika Perempuan

Sabtu, 25/04/2026
 Kiki Saputri Ungkap Perjuangan dan Tekanan Jadi Komika Perempuan
Kiki Saputri

JAKARTA -Komika sekaligus presenter Kiki Saputri berbagi cerita tentang perjalanan kariernya di dunia komedi yang penuh tantangan, khususnya sebagai perempuan di industri yang didominasi laki-laki.

Kiki mengakui bahwa tekanan sebagai komika perempuan memang tidak bisa dihindari. Jumlah komedian laki-laki yang lebih banyak kerap menimbulkan rasa tertantang untuk bisa tampil sama atau bahkan lebih lucu.

“Beban itu pasti ada. Kadang kepikiran, bisa enggak ya lebih lucu dari komedian laki-laki. Itu jadi tantangan tersendiri,” ujarnya Ditemui di Gandaria City, Sabtu (25/4)

Meski begitu, Kiki melihat perkembangan positif dalam dunia stand-up comedy Indonesia, terutama dengan semakin populernya teknik roasting yang membuka ruang bagi lebih banyak komika, termasuk perempuan, untuk tampil berani dan menyuarakan kritik sosial melalui humor.

Ia juga mengungkapkan pernah mengalami rasa tidak percaya diri, terutama terkait standar kecantikan di dunia hiburan. Namun, Kiki memilih untuk fokus pada kekuatan yang dimilikinya.

“Dulu sempat insecure karena merasa enggak sesuai standar. Tapi ternyata aku punya keberanian untuk bersuara, berpikir, dan menulis. Itu yang akhirnya menutupi rasa insecure,” jelasnya.

Kiki pun membagikan pesan motivasi bagi generasi muda agar berani memulai tanpa takut penilaian orang lain. Menurutnya, ketakutan terhadap komentar negatif seringkali justru menjadi penghambat utama.

“Mulai saja dulu. Orang lain sebenarnya enggak terlalu memikirkan hidup kita. Jadi kalau enggak mulai sekarang, kapan lagi?” katanya.

Sebelum dikenal sebagai komika, Kiki sempat berprofesi sebagai guru honorer. Pengalamannya mengajar bahasa Indonesia justru menjadi bekal penting dalam membangun materi komedi, mulai dari penggunaan majas seperti ironi hingga satire yang kini sering ia tampilkan di atas panggung.

Ia juga mengenang masa sulit dalam hidupnya, termasuk tekanan ekonomi dan pengalaman pribadi yang sempat membuatnya terpuruk. Namun, dunia stand-up comedy menjadi titik balik yang membantunya bangkit.

“Kalau waktu itu aku menyerah, mungkin enggak akan ada Kiki yang sekarang. Jadi aku percaya selalu ada kesempatan untuk bangkit,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Kiki menyampaikan pesan harapan bagi siapa pun yang tengah berada di titik terendah dalam hidup.

“Kalau hari ini lagi enggak baik-baik saja, coba lagi. Tuhan pasti kasih kesempatan lagi dan lagi,” ucapnya.

Tags

Terkini