Elizabeth Smart kembali menjadi sorotan publik, kali ini bukan karena kisah kelam masa lalunya, melainkan transformasi mengejutkan sebagai atlet binaraga. Di usia 38 tahun, ibu tiga anak tersebut menunjukkan sisi baru dirinya dengan tampil percaya diri di atas panggung kompetisi.
Dalam unggahan terbarunya di Instagram, Elizabeth membagikan foto dirinya mengenakan bikini biru tua, tampil dengan tubuh berotot dan kulit yang tampak berkilau. Foto tersebut diambil saat ia mengikuti kompetisi binaraga di Salt Lake City, di mana ia sukses meraih juara pertama dalam kategori pemula (novice) untuk divisi fit model, serta menempati posisi kedua dan ketiga di kategori lainnya.
Elizabeth mengaku, keputusan untuk terjun ke dunia binaraga adalah sesuatu yang bahkan tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia bahkan merahasiakan partisipasinya dari publik karena khawatir akan penilaian negatif.
“Saya takut akan dihakimi, tidak dianggap serius, atau dianggap tidak pantas lagi untuk melanjutkan pekerjaan saya sebagai advokat,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.
Selama ini, Elizabeth dikenal luas sebagai aktivis yang memperjuangkan hak korban kekerasan seksual dan keselamatan anak. Ia sengaja menjaga citra serius agar isu-isu yang ia suarakan mendapat perhatian. Namun kini, ia memilih untuk menjalani hidup dengan lebih seimbang.
“Hidup terlalu singkat untuk selalu 100 persen serius,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa tubuhnya telah melewati berbagai tantangan hidup, sehingga ia menolak untuk merasa malu atau takut mencoba hal baru.
Transformasi ini bukanlah yang pertama kalinya Elizabeth keluar dari zona nyaman. Pada 2021, ia sempat tampil dalam acara hiburan The Masked Dancer, menunjukkan sisi lain dirinya yang lebih santai dan berani bereksplorasi.
Dunia pertama kali mengenal Elizabeth pada 2002, ketika ia diculik dari kamar tidurnya di Salt Lake City pada usia 14 tahun dan disekap selama sembilan bulan. Kisahnya kemudian kembali diangkat dalam dokumenter Netflix berjudul Kidnapped: The Elizabeth Smart Story, di mana ia mengungkap trauma dan perjalanan penyembuhannya.
Kini, Elizabeth tidak hanya dikenal sebagai penyintas, tetapi juga simbol ketangguhan dan inspirasi. Ia terus mendorong para penyintas lain untuk berani melangkah menuju pemulihan.
“Kebahagiaan tidak datang begitu saja. Itu sesuatu yang harus diperjuangkan sepanjang hidup. Mungkin terasa menakutkan, tapi Anda tidak akan pernah menyesal jika mencobanya,” pesannya.
Langkah beraninya di dunia binaraga menjadi bukti bahwa identitas seseorang tidak ditentukan oleh masa lalu, melainkan oleh keberanian untuk terus berkembang dan mencoba hal baru.