JAKARTA – Aktor Ammar Zoni bersama tim kuasa hukumnya menyatakan harapan besar jelang putusan kasus yang menjeratnya, usai agenda pembacaan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/4).
Kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, menegaskan pihaknya berharap kliennya dapat dilepaskan demi hukum. Ia menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses hukum, mulai dari prosedur penggeledahan hingga penyitaan barang bukti.
“Penggeledahan harus ada izin pengadilan dan berita acara, itu tidak ada. Penyitaan juga tidak disaksikan pihak independen, hanya dari kepolisian. Ini yang kami soroti,” ujar Jon kepada awak media.
Meski demikian, jika majelis hakim tetap menyatakan Ammar bersalah, pihaknya meminta agar sang aktor menjalani rehabilitasi. Menurut Jon, Ammar telah mengakui sebagai pengguna dan berdasarkan keterangan ahli, memiliki kondisi adiksi yang membutuhkan penanganan medis.
“Kalau terbukti sebagai penyalahguna, kami mohon direhabilitasi. Dia sudah beberapa kali, artinya ini soal kecanduan dan harus diobati,” lanjutnya.
Dalam kasus ini, jaksa penuntut umum diketahui menuntut Ammar Zoni dengan hukuman 9 tahun penjara. Menanggapi hal itu, tim kuasa hukum tetap optimistis putusan hakim akan mempertimbangkan kondisi kliennya.
Sementara itu, Ammar Zoni sendiri mengaku pasrah dan memilih memperbanyak doa menjelang putusan yang dijadwalkan pekan depan.
“Saya banyak berdoa saja. Saya serahkan semuanya kepada kuasa hukum, majelis hakim, dan Allah. Apapun putusannya, pasti yang terbaik,” ungkap Ammar.
Ia juga mengakui kondisi fisiknya menurun akibat tekanan menjelang sidang putusan. Kurang tidur dan rasa gelisah disebut menjadi faktor utama.
Selain menghadapi putusan, Ammar juga mengungkap kekhawatirannya jika harus kembali dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Ia berharap dapat tetap menjalani masa hukuman di Jakarta.
“Saya berharap bisa tetap di Jakarta. Saya bukan napi berisiko tinggi. Mudah-mudahan ada perhatian dari pemerintah,” katanya.
Ammar juga mengungkap kerinduannya terhadap sang anak dan keinginannya untuk memperbaiki hidup jika kelak bebas.
“Saya ingin ketemu anak saya, minta maaf kepada semua orang yang sudah saya sakiti, dan memulai lagi karier saya,” tuturnya.
Sidang putusan terhadap Ammar Zoni rencananya akan digelar dalam waktu dekat, dengan harapan dari pihak terdakwa agar mendapatkan hasil yang meringankan