Ajang pencarian bakat Band Academy Indosiar kembali menghadirkan momen seru dan tak terduga. Kali ini, penampilan kolaborasi spontan antara Valen dan Marsya dari D’Nava sukses mencuri perhatian penonton dan juri.
Dalam suasana santai di atas panggung, obrolan ringan berubah menjadi ide kolaborasi dadakan. Salah satu juri bahkan mengungkapkan kekagumannya pada kemampuan Marsya yang tak hanya piawai bermain keyboard, tetapi juga mahir memainkan gitar.
“Aku tuh mau colab mereka berdua,” ujar Gilang Dirga yang kemudian memancing aksi spontan di panggung.
Marsya yang dikenal sebagai keyboardis D’Nava pun langsung bersiap. Ia bahkan membawa gitar ke atas panggung, memicu antusiasme peserta lain dan penonton. Momen tersebut semakin meriah dengan interaksi santai antar peserta dan host, termasuk candaan ringan yang membuat suasana semakin hidup.
Kolaborasi pun berubah menjadi semacam “battle” musikal yang dilakukan secara improvisasi. Marsya tampil lebih dulu, menunjukkan kemampuannya memainkan instrumen dengan penuh percaya diri. Permainannya bahkan sempat mengingatkan pada nuansa musik klasik hingga soundtrack legendaris.
Tak kalah menarik, Valen kemudian tampil dengan gayanya sendiri. Ia membalas permainan Marsya dengan karakter musikal yang berbeda, menciptakan harmoni sekaligus persaingan sehat di atas panggung.
Penampilan keduanya langsung menuai sorakan meriah. Para penonton dan juri dibuat terpukau oleh chemistry yang terbangun meski tanpa persiapan matang.
“Best banget,” ujar Gilang, menutup sesi dengan apresiasi tinggi.
Momen ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan spontanitas menjadi kekuatan utama para peserta di Band Academy. Kolaborasi Valen dan Marsya tidak hanya menunjukkan kemampuan individu, tetapi juga memperlihatkan bagaimana musik dapat menyatukan berbagai karakter dalam satu panggung yang harmonis.
Ajang ini pun terus menghadirkan kejutan, membuka peluang bagi para talenta muda untuk berkembang dan menunjukkan kualitas terbaik mereka di industri musik Tanah Air.