Citraselebriti – Pembawa acara Ramzi membagikan pandangannya mengenai perjalanan panjang ajang pencarian bakat Dangdut Academy yang telah ia dampingi sejak musim pertama. Menurutnya, kesuksesan program tersebut bukan semata-mata karena konsep acara, tetapi berkat kerja sama seluruh tim yang solid.
Ramzi mengaku sempat kesulitan mengungkapkan dengan kata-kata mengapa Dangdut Academyterus bertahan dan melahirkan banyak talenta baru. Baginya, seluruh elemen yang terlibat, baik yang tampil di atas panggung maupun bekerja di balik layar, memiliki komposisi yang tepat dan saling melengkapi.
“Semua yang terlibat bekerja menggunakan hati. Host, juri, tim programming, hingga kru di belakang panggung berjalan seirama. Alhamdulillah hasilnya memuaskan dan kami kembali mendapatkan peserta-peserta yang luar biasa,” ujar Ramzi.
Ia juga mengenang perjalanan kariernya yang telah melekat dengan Dangdut Academy sejak 2014. Bahkan sebelum itu, Ramzi mengingat momen saat Nassar mengikuti kompetisi pada 2004. Ia merasa memiliki banyak utang budi kepada jajaran Indosiar, termasuk sosok yang akrab disapa Ibu Siwi, karena telah memberikan kepercayaan dan ikut membesarkan namanya di dunia hiburan.
Dalam kesempatan tersebut, suasana konferensi pers sempat diwarnai candaan antara Ramzi, Nassar, dan rekan-rekan lainnya, yang membuat acara berlangsung hangat dan penuh tawa.
Di balik suasana santai itu, Ramzi menyampaikan pandangan serius mengenai anggapan sebagian orang yang menilai Indosiar hanya “menjual mimpi” kepada para peserta.
Menurutnya, anggapan tersebut tidak tepat. Ia menilai justru para peserta lah yang datang dengan membawa mimpi masing-masing, sementara Indosiar hanya memberikan ruang, pembinaan, dan kesempatan agar mimpi tersebut dapat terwujud.
“Indosiar tidak punya mimpi. Yang punya mimpi adalah mereka semua. Indosiar hanya meminjam mimpi mereka, mengolahnya melalui proses di atas panggung, lalu mengembalikannya ketika mimpi itu berhasil mereka raih,” ungkapnya.
Ramzi menjelaskan, para alumni Dangdut Academy musim sebelumnya kini telah menikmati hasil perjuangan mereka setelah melewati proses pembinaan. Sementara itu, peserta Dangdut Academy 8akan memulai perjalanan yang sama untuk mengembangkan potensi mereka.
Ia menambahkan bahwa kesempatan yang diberikan Indosiar tidak hanya dirasakan oleh para peserta. Para pembawa acara, termasuk dirinya, juga memperoleh kesempatan untuk mewujudkan impian yang selama ini mereka miliki.
“Indosiar bukan hanya memberikan kesempatan kepada peserta, tetapi juga kepada host. Saya pribadi juga punya mimpi yang akhirnya diwujudkan oleh Indosiar. Semua ini adalah kesempatan yang sangat berarti,” tutup Ramzi.