Pertandingan voli putri antara tim Amerika Serikat dan China berlangsung dramatis pada set keempat dengan aksi saling kejar poin, pertahanan solid, hingga rally panjang yang memukau penonton. Laga ini menjadi panggung bagi Sarah Franklin yang tampil luar biasa sebagai motor serangan tim USA.
Sejak awal set, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Rachael Adams dan rekan-rekannya berusaha menjaga momentum, sementara China tampil disiplin dalam membaca arah serangan lawan. Sarah Franklin langsung mencuri perhatian setelah mengoleksi banyak poin penting melalui spike keras dari sisi kanan dan serangan back court yang sulit dihentikan.
China tidak tinggal diam. Wang Chang Yu dan Kim Won-gyu tampil agresif dengan variasi serangan cepat serta pertahanan rapat yang beberapa kali memaksa USA melakukan kesalahan sendiri. Rally-rally panjang pun tak terhindarkan, membuat atmosfer pertandingan semakin panas.
Libero USA, Morgan Hentz, menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam laga ini. Ia berkali-kali melakukan dig krusial untuk menjaga peluang timnya tetap hidup. Penyelamatan spektakuler Hentz membuat USA mampu membangun serangan balik meski terus ditekan oleh blok tinggi China.
Sarah Franklin kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemain utama USA. Dengan total lebih dari 25 poin sepanjang pertandingan, Franklin menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan China. Smash keras, serangan diagonal, hingga placement cerdas berhasil ia tunjukkan di momen-momen penting.
Di sisi lain, China tampil sangat solid sebagai tim muda penuh potensi. Permainan cepat dari lini tengah serta kemampuan membaca permainan membuat mereka mampu memaksa USA bekerja ekstra keras. Komentator pertandingan bahkan menyoroti cerahnya masa depan voli putri China dengan skuad muda yang dimiliki saat ini.
Laga sempat terhenti ketika salah satu pemain China mengalami masalah setelah terjatuh akibat lantai yang licin. Namun pertandingan kembali dilanjutkan dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling bertukar serangan hingga memasuki poin-poin krusial.
Pada fase akhir set, USA mencoba bangkit lewat kombinasi serangan Taylor Mims, Asia O’Neal, dan Franklin. Namun China tetap tenang menghadapi tekanan dan terus memanfaatkan celah dari pertahanan lawan.
Pertandingan ditutup dengan rally dramatis saat Franklin melakukan swing berani dari sisi luar. Bola masih berhasil dipertahankan China sebelum akhirnya poin penentu memastikan duel berlanjut ke set kelima.
Laga ini menjadi bukti kualitas tinggi kedua tim yang menampilkan pertahanan disiplin, serangan agresif, serta mental bertanding luar biasa di level internasional.