Aktor sekaligus musisi Ardhito Pramono membagikan cerita di balik proses pendalaman karakter “Razi” dalam film Gudang Merica.
Ardhito mengungkapkan, karakter “Razi” dibangun melalui diskusi panjang bersama sutradara Imam Darto. Menurutnya, sebuah karya yang digarap dengan penuh ketulusan akan mampu tersampaikan secara emosional kepada penonton.
“Sesuatuyang digarap pakai hati pasti nyampai ke hati juga,” ujar Ardhito saat ditemui usai acara press screening di kawasan Epicentrum, Senin (12/5).
Sebagai musisi yang kini semakin aktif di dunia seni peran, pelantun lagu Fine Today itu mengaku mendapatkan “feel” karakter lewat komunikasi intens dengan sang sutradara. Ia juga kerap menghabiskan waktu bersama lawan mainnya, Fatih Unru, demi membangun chemistry yang kuat di layar.
“Kita telepon cukup lama mendeskripsikan karakter si Razi itu bagaimana. Terus saya juga sering nongkrong bareng Fatih Unru, lagu yang kita dengarkan juga sama. Dari situ karakter hidup,” katanya.
Film Gudang Merica sendiri disebut menghadirkan nuansa komedi segar yang di luar ekspektasinya. Ardhito mengaku sempat mengira film tersebut akan terasa sangat horor, namun berubah pikiran setelah membaca naskahnya.
“Pas dapat script-nya tuh sudah kayak, ‘wah ini lucu banget sih’,” ungkapnya.
Tak hanya membahas film, Ardhito juga menyinggung perubahan positif dalam kehidupannya sepanjang 2026. Ia merasa kini lebih bersemangat berkarya karena dikelilingi lingkungan yang suportif.
“Kalau 2025 mungkin banyak riak yang terjadi, cuma sekarang alhamdulillah jauh lebih positif. Orang-orang yang hadir di hidup saya juga jauh lebih suportif,” tutur Ardhito.
Di akhir wawancara, Ardhito turut mengajak masyarakat untuk menyaksikan Gudang Merica yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026.
“Buat pemirsa di rumah yang pengin ketawa ngakak, pengin nonton sesuatu yang fresh, jangan lupa datang tanggal 21 Mei di bioskop terdekat,” tutupnya.