Maison Margiela Tampilkan Koleksi Fall 2026 di Shanghai, Glenn Martens Angkat Tema Rekonstruksi dan Upcycling Kreatif

Sabtu, 30/05/2026
Maison Margiela Tampilkan Koleksi Fall 2026 di Shanghai, Glenn Martens Angkat Tema Rekonstruksi dan Upcycling Kreatif
Rumah mode mewah asal Prancis, Maison Margiela

Rumah mode mewah asal Prancis, Maison Margiela, menghadirkan koleksi Fall 2026 dalam sebuah peragaan busana spektakuler yang digelar di kawasan kontainer pelabuhan Shanghai, China. Acara ini menjadi momen bersejarah karena merupakan pertunjukan runway pertama Maison Margiela di luar Paris.

Di bawah arahan kreatif Glenn Martens, lokasi industri yang dipenuhi tumpukan kontainer pengiriman dipilih sebagai latar yang merefleksikan tema sirkulasi global, pertukaran material, serta transformasi objek menjadi karya baru. Konsep tersebut sejalan dengan fokus koleksi yang mengeksplorasi fragmentasi dan rekonstruksi.

Inspirasi utama koleksi ini berasal dari boneka porselen abad ke-19. Tim desain Maison Margiela menerjemahkan karakter rapuh dan retak dari boneka-boneka tersebut ke dalam berbagai busana yang dibangun dari potongan-potongan menyerupai mosaik. Salah satu tampilan paling mencuri perhatian adalah gaun berat yang tampak tersusun dari pecahan porselen, menciptakan efek visual dramatis saat bergerak di atas runway.

Konsep tersebut kemudian berkembang ke dalam berbagai busana berbahan organza berlapis yang dicetak dan dikerjakan secara manual untuk menghadirkan permukaan halus layaknya boneka porselen. Beberapa tampilan dipadukan dengan topeng parsial yang menutupi sebagian wajah model, memperkuat nuansa misterius yang menjadi ciri khas rumah mode tersebut.

Pada lini busana malam, Maison Margiela mengeksplorasi ide pakaian sebagai “kulit kedua”. Material jersey diregangkan di atas struktur tailoring internal sehingga memperlihatkan konstruksi yang biasanya tersembunyi. Pendekatan serupa diterapkan pada jaket, celana, dan gaun berbahan kulit dengan jahitan terbuka serta tepi yang sengaja tidak diselesaikan, menonjolkan proses pembuatan sebagai bagian dari estetika desain.

Teknik ikonik Bianchetto kembali hadir dalam berbagai siluet, mulai dari setelan tailoring, rajutan, hingga gaun draperi. Hasilnya menciptakan permukaan yang tampak sekaligus baru dan usang, memperlihatkan dialog antara penciptaan dan pelapukan.

Koleksi ini juga memanfaatkan berbagai material bersejarah seperti tekstil tua, kawat logam, jacquard, dan tapestry yang direkonstruksi menjadi bentuk baru tanpa menghilangkan jejak asal-usulnya. Pendekatan tersebut mempertegas komitmen Maison Margiela terhadap praktik upcycling kreatif yang menjadi fondasi utama koleksi.

Referensi sejarah semakin kuat melalui penggunaan gaun abad ke-19 yang dipreservasi, dipasang ulang, dan dipindahkan ke material baru sehingga menciptakan efek visual yang menggambarkan kehadiran sekaligus ketiadaan. Teknik draperi memainkan peran penting melalui lipatan-lipatan kompleks pada bahan taffeta dan material metalik yang menghasilkan siluet dinamis di sekitar tubuh.

Melalui koleksi Fall 2026 ini, Glenn Martens menghadirkan interpretasi baru atas warisan Maison Margiela dengan memadukan sejarah, eksperimen material, dan keberlanjutan. Pertunjukan di Shanghai sekaligus menandai langkah baru bagi rumah mode tersebut dalam memperluas jangkauan globalnya tanpa meninggalkan identitas avant-garde yang telah menjadi ciri khas selama puluhan tahun.

Tags

Terkini