AS–Vietnam Perkuat Kerja Sama Pertahanan di Singapura, Fokus pada Keamanan Maritim dan Teknologi Militer

Sabtu, 30/05/2026
 AS–Vietnam Perkuat Kerja Sama Pertahanan di Singapura, Fokus pada Keamanan Maritim dan Teknologi Militer
Pete Hegseth Bertemu Menhan Vietnam

SINGAPURA – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Vietnam, Phan Văn Giang, di Singapura. Pertemuan tersebut menegaskan semakin eratnya hubungan pertahanan antara kedua negara, terutama dalam bidang keamanan maritim, teknologi pertahanan, serta penyelesaian warisan perang masa lalu.

Dalam sambutannya, Hegseth menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang terus berkembang antara Washington dan Hanoi. Ia mengenang kunjungannya ke Vietnam dan menilai hubungan pertahanan kedua negara telah mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Hegseth, Amerika Serikat menghormati komitmen Vietnam dalam menjaga kepentingan nasionalnya serta mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama maritim, termasuk penggunaan sistem tanpa awak untuk memperkuat kemampuan Vietnam dalam menjaga wilayah dan kepentingannya di kawasan.

Selain isu keamanan maritim, kedua pihak juga membahas upaya mengatasi dampak perang Vietnam yang masih berlangsung hingga saat ini. Hegseth mengapresiasi dukungan pemerintah dan rakyat Vietnam dalam membantu pencarian personel militer Amerika Serikat yang masih hilang sejak perang berlangsung.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Vietnam Phan Văn Giang menyatakan bahwa hubungan pertahanan Vietnam dan Amerika Serikat terus menunjukkan perkembangan positif sejak kedua negara meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif.

Ia mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 hingga 2026 dirinya telah beberapa kali bertemu dengan pejabat tinggi pertahanan Amerika Serikat, termasuk saat mendampingi kunjungan kenegaraan pemimpin Vietnam ke Amerika Serikat.

Dalam pertemuan tersebut, Vietnam juga menyampaikan sejumlah agenda kerja sama yang ingin terus diperkuat, mulai dari penanganan dampak perang, industri pertahanan, perdagangan militer, keamanan siber, hingga bidang kesehatan militer.

Phan Văn Giang mengapresiasi dukungan Amerika Serikat dalam berbagai proyek kemanusiaan, termasuk pembersihan kontaminasi di kawasan bekas pangkalan militer serta peningkatan kualitas hidup masyarakat yang terdampak perang.

Di sektor pertahanan modern, Vietnam menyambut baik kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang bergerak di bidang sistem pesawat tanpa awak (UAS) dan teknologi anti-drone. Hanoi juga membuka peluang lebih luas untuk pengembangan industri pertahanan dan transfer teknologi.

Vietnam turut mengungkapkan ketertarikannya memperluas kerja sama dalam pengadaan alutsista, termasuk program pesawat angkut militer C-130 serta berbagai proyek modernisasi kemampuan pertahanan lainnya.

Dalam kesempatan itu, kedua negara juga membahas kerja sama di bidang pendidikan militer, latihan bersama, intelijen pertahanan, keamanan siber, hingga kolaborasi kesehatan militer yang terus berkembang.

Sebagai penutup, Menteri Pertahanan Vietnam mengundang Menteri Pertahanan Amerika Serikat beserta delegasi industri pertahanan AS untuk menghadiri Pameran Pertahanan Internasional Vietnam 2026 yang akan digelar pada Desember mendatang.

Pertemuan di Singapura tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kemitraan pertahanan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap stabilitas, keamanan, dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

Tags

Terkini