Cannes Film Festival Diramaikan Premier “Fjord” hingga Dukungan untuk Sineas Pengungsi

Selasa, 19/05/2026
 Cannes Film Festival Diramaikan Premier “Fjord” hingga Dukungan untuk Sineas Pengungsi
Hari ketujuh Cannes Film Festival dipenuhi sorotan dunia perfilman internasiona ( AP )

Hari ketujuh Cannes Film Festival dipenuhi sorotan dunia perfilman internasional lewat pemutaran perdana film Fjord karya sutradara Romania Cristian Mungiu. Film drama yang masuk kompetisi utama tersebut menghadirkan deretan bintang ternama seperti Sebastian Stan dan Renate Reinsve di karpet merah Cannes.

Selain Sebastian Stan dan Renate Reinsve, premier Fjord juga dihadiri Lisa Carlehed, Henrikke Lund Olsen, Vanessa Ceban, Jonathan Ciprian Breazu, Lisa Loven Kongsli, serta Markus Tonseth. Kehadiran para pemain sukses menarik perhatian fotografer dan penggemar film di kawasan Croisette.

Festival semakin semarak ketika sutradara arthouse ternama Nicolas Winding Refn memperkenalkan film terbarunya Her Private Hell, karya pertamanya dalam satu dekade terakhir. Sutradara film Drive dan The Neon Demon itu tampil bersama para pemain seperti Sophie Thatcher, Charles Melton, dan Havana Rose Liu.

Di sisi lain, aktris pemenang Oscar Cate Blanchett turut menjadi sorotan lewat konferensi pers Displacement Film Fund, program yang mendukung sineas pengungsi dan pembuat film dengan cerita tentang pengalaman perpindahan paksa akibat konflik.

Cate Blanchett, yang juga Duta Besar Kehormatan UNHCR sejak 2016, menegaskan bahwa para pengungsi tetap memiliki identitas profesi dan cerita penting yang layak didengar dunia. Ia menyebut angka pengungsi global kini terus meningkat hingga lebih dari 117 juta orang, sehingga dukungan terhadap karya para sineas terdampak konflik menjadi semakin penting.

Program Displacement Film Fund tahun 2026 memberikan dana produksi sebesar €100 ribu kepada lima pembuat film, termasuk Annemarie Jacir, Mohammed Amer, Bao Nguyen, Akuol de Mabior, serta Rithy Panh.

Dalam konferensi pers tersebut, para sineas berbagi kisah tentang perang, pengungsian, identitas budaya, hingga perjuangan beradaptasi di negara baru. Mereka menekankan bahwa film memiliki kekuatan untuk memanusiakan pengalaman para pengungsi dan membangun empati lintas budaya.

Festival Cannes tahun ini kembali membuktikan posisinya bukan hanya sebagai panggung perfilman dunia, tetapi juga ruang dialog global yang mengangkat isu kemanusiaan melalui kekuatan sinema. ( AP(

Tags

Terkini