WASHINGTON — Suasana haru menyelimuti upacara penghormatan bagi aparat penegak hukum yang gugur di Amerika Serikat saat Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyampaikan pidato emosional penuh penghormatan kepada keluarga para polisi yang tewas dalam tugas.
Dalam pidatonya, Vance menegaskan bahwa pengorbanan para aparat kepolisian tidak akan pernah dilupakan. Ia menyebut para petugas yang gugur sebagai “garis tipis biru” yang menjaga Amerika tetap aman dari kekacauan dan kekerasan.
“Keamanan bukan hak istimewa orang kaya dan berkuasa. Keamanan adalah hak setiap keluarga Amerika,” tegas Vance di hadapan keluarga korban, komunitas kepolisian, dan pejabat pemerintahan.
Pidato tersebut dipenuhi nuansa emosional ketika Vance mengenang sejumlah polisi yang gugur akibat serangan brutal, termasuk Officer Philip Wagner dari Ohio serta Officer Suzanne O dari Maui County Police Department. Ia memuji keberanian mereka yang tetap maju menghadapi bahaya demi melindungi masyarakat.
Tak hanya memberikan penghormatan, Vance juga menegaskan dukungan penuh pemerintahan Donald Trump terhadap aparat penegak hukum. Ia mengklaim angka kematian polisi saat bertugas pada 2025 mencapai titik terendah dalam 80 tahun terakhir, bersamaan dengan penurunan angka kriminalitas nasional.
Dalam pidato bernada tegas itu, Vance menyampaikan bahwa pemerintahannya akan terus memperketat kebijakan terhadap kriminal kekerasan, kartel narkoba, hingga pelaku penyerangan terhadap polisi.
“Selama Donald Trump menjadi presiden dan saya menjadi wakil presiden, kami tidak akan membiarkan kriminal mengincar polisi Amerika,” ujarnya lantang.
Ia juga menegaskan Departemen Kehakiman AS akan secara agresif menuntut hukuman mati bagi siapa pun yang membunuh aparat penegak hukum.
Di akhir pidato, Vance mengajak masyarakat Amerika untuk terus mengenang para petugas yang gugur dan menjaga nilai pengabdian yang mereka perjuangkan.
“99 persen warga Amerika tidak memiliki pengawal Secret Service. Mereka memiliki kalian — para polisi yang menjaga keamanan setiap hari,” tutupnya.