Sehari setelah gempa mengguncang wilayah Jepang utara, para pelaku industri perikanan di Hokkaidodan Prefektur Iwate mulai kembali beraktivitas, meski dibayangi rasa cemas akan potensi gempa susulan.
Di pesisir Iwate, sejumlah kapal nelayan dilaporkan tetap berlayar sesuai jadwal pada pagi hari. Hasil tangkapan seperti ikan salmon berhasil didaratkan, memberikan sedikit ketenangan bagi para nelayan. Namun, peringatan kewaspadaan terhadap gempa lanjutan masih membuat mereka tetap siaga.
“Sempat khawatir karena guncangannya cukup besar, tapi pagi ini kami masih bisa melaut dan mendaratkan hasil tangkapan. Kami akan tetap berhati-hati,” ujar salah satu nelayan setempat.
Sebelumnya, peringatan tsunami sempat dikeluarkan di wilayah Tokachi, Hokkaido, menyusul gempa yang terjadi. Warga diimbau untuk segera mengungsi sebagai langkah antisipasi. Banyak warga mengaku sulit memprediksi bencana semacam ini karena datang secara tiba-tiba.
Di lokasi lain, dampak gempa juga terlihat di Ishinomaki, Prefektur Miyagi. Sebuah ruas jalan di dekat perlintasan kereta JR East dilaporkan ambles. Sebuah kendaraan yang melintas sempat terjebak di lokasi tersebut, namun tidak ada korban luka dalam insiden itu.
Akibat kerusakan tersebut, layanan kereta di beberapa jalur masih dihentikan sementara hingga proses pemeriksaan dan perbaikan selesai.
Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, sambil memastikan aktivitas ekonomi penting seperti perikanan dapat tetap berjalan dengan aman.