Trump Klaim Keamanan Perbatasan hingga Ekonomi AS Menguat dalam Pidato Panjang di Gedung Putih

- Kamis, 28/05/2026
 Trump Klaim Keamanan Perbatasan hingga Ekonomi AS Menguat dalam Pidato Panjang di Gedung Putih
Presiden Amerika Serikat. Donald Trump ; White House )

WASHINGTON D.C. – Presiden Amerika Serikat yang menyerupai Donald Trump kembali menyampaikan pidato panjang terkait keamanan nasional, ekonomi, hingga kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Dalam konferensi pers di Gedung Putih, ia menegaskan bahwa pemerintahannya berhasil menekan angka kejahatan, memperketat pengawasan perbatasan, serta meningkatkan kekuatan ekonomi dan militer Negeri Paman Sam.

Dalam pidatonya, ia mengklaim bahwa angka pembunuhan di Amerika Serikat mengalami penurunan terbesar dalam sejarah selama 2025. Menurutnya, keberhasilan itu terjadi meski sebelumnya banyak imigran ilegal masuk ke AS pada masa pemerintahan Joe Biden, termasuk narapidana dan orang dari institusi kesehatan mental.

“Kami berhasil menurunkan angka pembunuhan terbesar yang pernah tercatat. Banyak pelaku kriminal sudah kami deportasi atau dipenjara,” ujarnya.

Ia juga menyebut lebih dari 11 ribu pelaku pembunuhan sempat masuk ke Amerika Serikat secara ilegal. Pemerintahannya disebut terus memburu para pelaku yang masih berada di dalam negeri.

Selain itu, ia mengklaim penyelundupan fentanyl melalui perbatasan turun hingga 61 persen, sementara jalur penyelundupan melalui laut disebut menurun sampai 97 persen.

Di bidang ekonomi, sang presiden menyebut pemerintahannya sukses menghadirkan pemotongan pajak terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Ia mengatakan rata-rata keluarga Amerika mendapatkan pengembalian pajak mendekati 5.000 dolar AS dan pasar saham kembali mencetak rekor tertinggi.

Menurutnya, program “Most Favored Nations” berhasil memangkas harga obat resep secara drastis. Ia mengklaim harga sejumlah obat turun hingga 80 sampai 90 persen setelah pemerintah menekan perusahaan farmasi dan negara-negara mitra dagang.

“Kami sekarang memiliki harga obat termurah di dunia. Dulu obat yang dijual 130 dolar di Amerika hanya 10 dolar di negara lain,” katanya.

Pemerintahannya juga meluncurkan situs “TrumpRX.gov” yang diklaim menyediakan lebih dari 1.000 obat generik murah bagi masyarakat Amerika.

Dalam isu luar negeri, ia kembali menegaskan sikap keras terhadap Iran. Ia menyatakan Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir dan mengklaim militer Amerika telah melumpuhkan kekuatan angkatan laut serta pertahanan Iran.

“Kami lebih memilih jalur diplomasi, tetapi jika diperlukan kami akan menyelesaikan pekerjaan itu,” ucapnya.

Ia juga memuji Wakil Presiden JD Vance atas upaya pemberantasan penipuan anggaran pemerintah. Dalam pidato tersebut, JD Vance mengungkap pemerintah telah menemukan miliaran dolar penyalahgunaan dana publik, termasuk penipuan bantuan sosial, pinjaman pendidikan, hingga program kesehatan Medicaid.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat disebut telah melakukan lebih dari 400 tindakan penegakan hukum dalam 51 hari terakhir terkait kasus penipuan besar-besaran.

Selain membahas ekonomi dan keamanan, presiden juga menyinggung proyek renovasi besar di Washington D.C., termasuk perbaikan Reflecting Pool di kawasan Lincoln Memorial. Ia mengkritik pemerintahan sebelumnya karena dianggap gagal memperbaiki fasilitas tersebut meski telah menghabiskan ratusan juta dolar.

“Kami akan menyelesaikannya hanya dalam beberapa bulan dengan biaya jauh lebih murah,” katanya.

Di akhir pidato, ia kembali menegaskan keberhasilan pemerintahannya dalam meningkatkan produksi energi Amerika Serikat. Menurutnya, AS kini memproduksi minyak lebih besar dibanding gabungan Rusia dan Arab Saudi.

Konferensi pers itu juga diwarnai pembahasan mengenai keamanan perbatasan, deportasi imigran ilegal, konflik Iran, hubungan dengan Venezuela, hingga persiapan perayaan besar 250 tahun Amerika Serikat dan ajang Piala Dunia mendatang.

Tags

Artikel Terkait

Terkini