‘COLONY’ Teror Baru Yeon Sang-ho, Horor Zombi Bioteknologi yang Mengguncang Cannes

- Rabu, 27/05/2026
‘COLONY’ Teror Baru Yeon Sang-ho, Horor Zombi Bioteknologi yang Mengguncang Cannes
COLONY. Film bergenre thriller horor fiksi ilmiah

JAKARTA – Sutradara kawakan Korea Selatan Yeon Sang-ho kembali menghadirkan teror mencekam lewat film terbarunya berjudul COLONY. Film bergenre thriller horor fiksi ilmiah tersebut dijadwalkan tayang mulai 3 Juni 2026, sementara penjualan tiket perdana telah dibuka sejak 27 Mei.

Dikenal lewat karya fenomenal Train to Busan, Yeon Sang-ho kali ini membawa kisah wabah virus mematikan yang pecah di tengah konferensi bioteknologi. Situasi berubah kacau ketika virus hasil mutasi menyebar dengan cepat dan menginfeksi para peserta konferensi.

Film berdurasi 2 jam 2 menit ini berpusat pada karakter Se-jeong yang diperankan oleh Gianna Jun. Ia digambarkan sebagai seorang profesor yang terjebak di dalam fasilitas penelitian setelah pihak berwenang menutup area tersebut demi mencegah penyebaran wabah.

Namun, karantina justru berubah menjadi mimpi buruk. Orang-orang yang terinfeksi mulai mengalami transformasi mengerikan, sementara para penyintas harus berjuang bertahan hidup di tengah ancaman yang terus berkembang di dalam gedung tertutup.

Selain menghadirkan ketegangan ala film zombi Korea, COLONY juga mengangkat isu bioterorisme dan eksperimen ilmiah yang lepas kendali. Nuansa horor modern dipadukan dengan atmosfer klaustrofobik menjadikan film ini disebut-sebut sebagai salah satu proyek paling ambisius Yeon Sang-ho setelah kesuksesan Train to Busan.

Film produksi Showbox ini diproduseri Charlie Shin, Yang Yoomin Hailey, dan Sung Joon-ho. Skenario film ditulis langsung oleh Yeon Sang-ho bersama Choi Gyu-seok.

Sebelum tayang luas di bioskop, COLONY lebih dulu melakukan pemutaran perdana dunia di Festival Film Cannes pada 15 Mei 2026 dan langsung menarik perhatian pencinta film genre horor internasional.

Trailer perdana film tersebut juga memperlihatkan suasana panik, lorong-lorong gelap penuh darah, hingga kemunculan makhluk terinfeksi yang brutal. Kombinasi elemen thriller, survival, dan zombi khas Korea diprediksi akan menjadi daya tarik utama film ini di pasar global.

Tags

Artikel Terkait

Terkini