Sienna Spiro mengaku tak menyangka akhirnya bisa tampil di Indonesia sebagai bintang tamu dalam ajang pencarian bakat “The Icon Indonesia” SCTV, penyanyi muda asal Inggris ini menyebut pengalaman tersebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.
“Saya selalu ingin datang ke sini sepanjang hidup saya. Jadi bisa berada di sini dan tampil di acara seperti ini rasanya luar biasa,” ujar nya ditemui dalam jumpa pers di Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (28/4)
Ia juga mengungkapkan bahwa konsep acara tersebut mengingatkannya pada ajang pencarian bakat di Inggris seperti The Voice UK dan The X Factor UK yang ia tonton sejak kecil. Bahkan, tampil di panggung serupa pernah menjadi impiannya.
Dalam penampilannya di “The Duel Top 16”, Sienna menghadirkan aransemen sederhana bersama rekannya, Terry, dengan konsep stripped version yang lebih intim. Ia juga membawakan lagu hitnya Die On This Hill yang sukses menembus Billboard Hot 100 serta meraih popularitas global.
Menariknya, Sienna mengaku terkejut dengan sambutan hangat dari penggemar Indonesia. “Saya tidak pernah menyangka musik saya bisa sampai ke tempat sejauh ini dan diterima oleh orang-orang yang belum pernah saya temui. Itu sangat berarti bagi saya,” kata penyanyi kelahiran London Inggris 28 September 2005.
Selain itu, ia turut memperkenalkan lagu terbarunya The Visitor yang memiliki makna personal. Lagu tersebut, menurutnya, menggambarkan perasaan ketidakpastian, ketakutan akan kehilangan, serta perasaan menjadi “orang asing” dalam kehidupan.
“Saya selalu merasa seperti ‘visitor’. Lagu ini tentang menerima perasaan itu dan memahami bahwa banyak orang juga merasakannya,” jelasnya.
Dalam bermusik, Sienna mengaku terinspirasi oleh musisi legendaris seperti Frank Sinatra, Whitney Houston, hingga Etta James yang dikenal memiliki karakter vokal kuat dan penuh cerita. Ia juga tumbuh dengan kecintaan pada musik soul dan jazz yang hingga kini masih menjadi fondasi karyanya.
Sienna juga berbagi pandangan tentang dunia musik saat ini, termasuk pengaruh era digital dan kecerdasan buatan. Ia menilai keaslian tetap menjadi hal terpenting bagi seorang musisi.
“Lebih baik terlihat ‘materialistik’ daripada menjadi tidak autentik,” ujarnya.
Di akhir sesi, ia memberikan pesan kepada para peserta “The Icon Indonesia” untuk selalu percaya pada insting dan tidak berlebihan dalam bernyanyi. “Kadang, less is more. Yang penting adalah bagaimana kamu menyampaikan emosi melalui suara,” katanya.
Sebagai informasi, Sienna Spiro mulai dikenal sejak viral di TikTok pada 2022 dan resmi merilis karya pada 2024. Namanya melejit lewat “Die On This Hill”, serta perilisan EP debut Sink Now, Swim Laterpada Februari 2025.
Kehadiran Sienna di “The Icon Indonesia” menjadi salah satu momen spesial yang memperkuat daya tarik acara tersebut, sekaligus menghadirkan warna internasional di panggung musik Tanah Air.
Artikel Terkait
“Play” Jadi Anthem 2026: GloRilla, Ice Spice, dan Cardi B Satukan Energi Trap-Pop Penuh Gaya
Arab Saudi di Persimpangan Modernitas dan Tradisi: Ambisi Besar di Balik Wajah Futuristik
Jermell Charlo KO Charles Hatley, Pertahankan Gelar Dunia WBC Super Welterweight
Sienna Spiro Ungkap Kekaguman pada Indonesia dan Cerita di Balik Lagu “The Visitor”