Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk mempercepat penanganan sampah nasional dengan mendorong pemanfaatan teknologi sederhana namun efektif berbasis produk dalam negeri. Pernyataan itu disampaikan saat meninjau langsung sistem pengolahan sampah terpadu di tingkat daerah, yang dinilai mampu menjadi model bagi wilayah lain di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden mengaku terkesan dengan inisiatif pemerintah daerah yang mengembangkan sistem pengolahan sampah dari skala rumah tangga hingga kabupaten. Menurutnya, pendekatan ini tidak bergantung pada teknologi tinggi, tetapi tetap mampu menghasilkan dampak signifikan terhadap pengurangan limbah.
“Ini suatu terobosan yang sangat baik. Sistemnya sederhana, sebagian besar menggunakan produk lokal, tapi efektif. Ini bisa jadi contoh untuk banyak provinsi dan kabupaten,” ujar Prabowo.
Ia juga mengungkapkan bahwa program serupa telah berkembang di berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah, di mana sekitar 13 kabupaten dilaporkan telah mulai mengadopsi sistem tersebut. Bahkan, inisiatif ini disebut menarik perhatian pihak luar negeri yang datang untuk mempelajari penerapannya.
Pemerintah pusat, lanjut Prabowo, akan memberikan dukungan konkret berupa bantuan langsung guna memperluas dan menyempurnakan sistem pengolahan sampah tersebut. Ia menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, pengelolaan sampah di seluruh Indonesia dapat dikendalikan secara signifikan.
“Pengolahan sampah sekarang menjadi prioritas nasional. Dalam 2–3 tahun kita harus bisa kendalikan sampah di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Selain fokus pada pengolahan limbah, Prabowo juga menyoroti aspek lingkungan permukiman, termasuk penggunaan material bangunan. Ia menilai inovasi genteng murah dan efektif dapat dimasukkan dalam program bantuan perbaikan rumah, sekaligus mengurangi penggunaan bahan yang mudah berkarat dan berpotensi membahayakan kesehatan.
Menurutnya, langkah-langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan estetis. “Kita ingin kembalikan Indonesia menjadi negara yang benar-benar indah, nyaman ditinggali, dan mendukung sektor pariwisata,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Afrika Selatan Pesta Gol, Tumbangkan Argentina di Laga Pembuka U-20 Rugby Championship 2026
Kronologi Dugaan Upaya Penembakan terhadap Donald Trump: Tiga Insiden Berbeda dan Celah Keamanan
Prabowo Dorong Teknologi Pengolahan Sampah Lokal Jadi Prioritas Nasional
VK Blanka Gandeng Novel Core, “Beast ≠ Knight” Jadi Soundtrack Drama Penuh Intrik