Citraselebriti/ Sejumlah bocoran terbaru mengenai perangkat lipat pertama Apple yang disebut sebagai iPhone Ultra atau iPhone Fold kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar teknologi. Kali ini, sebuah model unit khusus untuk produsen aksesori dan pembuat casing diklaim memberikan gambaran paling jelas mengenai desain perangkat yang diperkirakan akan diperkenalkan dalam beberapa bulan mendatang.
Model terbaru yang beredar menampilkan desain yang lebih halus dibandingkan versi dummy sebelumnya yang seluruhnya terbuat dari logam. Meski bukan perangkat fungsional, model tersebut diyakini memiliki dimensi yang sangat mendekati versi final yang akan dipasarkan Apple.
Dari sisi desain, iPhone Ultra disebut akan mengusung layar lipat bergaya buku dengan layar luar dan layar utama berukuran besar di bagian dalam. Kamera depan pada layar luar ditempatkan di tengah, sementara kamera selfie pada layar utama berada di sudut kiri atas saat perangkat dibuka.
Salah satu sorotan utama adalah desain engsel yang tampak lebih rapi dan tidak terlalu menonjol dibandingkan bocoran sebelumnya. Namun, perangkat ini dikabarkan tetap memiliki ketebalan yang cukup besar saat dilipat, bahkan disebut berpotensi menjadi salah satu ponsel lipat paling tebal di pasaran dengan ketebalan sekitar 11,5 hingga 12,3 mm saat tertutup.
Selain desain fisik, bocoran terbaru juga mengungkap sejumlah petunjuk dari sistem operasi iOS 27. Beberapa kode yang ditemukan dalam versi beta menunjukkan adanya dukungan untuk status perangkat lipat, termasuk kemampuan mendeteksi sudut bukaan layar. Fitur ini memungkinkan aplikasi beradaptasi secara otomatis berdasarkan posisi perangkat, mirip dengan teknologi yang telah digunakan pada ponsel lipat lain di industri.
Apple juga disebut tengah mengembangkan pengalaman multitasking yang lebih luas. Pengguna nantinya dapat mengubah ukuran aplikasi secara dinamis, menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan, hingga memanfaatkan mode tampilan horizontal pada berbagai aplikasi bawaan seperti Musik, Pesan, Cuaca, dan Find My.
Fitur baru lainnya yang ramai dibahas adalah kemampuan Dual FaceTime, yang memungkinkan pengguna menampilkan gambar dari kamera depan dan belakang secara bersamaan saat melakukan panggilan video. Teknologi ini dinilai sangat cocok diterapkan pada perangkat lipat dengan layar yang lebih besar.
Di sisi lain, sejumlah produsen aksesori mulai dikabarkan mengembangkan casing khusus berdasarkan bocoran desain iPhone Ultra. Hal ini semakin memperkuat spekulasi bahwa Apple memang tengah mempersiapkan peluncuran perangkat lipat pertamanya dalam waktu dekat.
Meski demikian, harga menjadi salah satu perhatian utama. Berdasarkan berbagai rumor yang beredar, iPhone Ultra diperkirakan akan dibanderol mulai dari US$2.000 dan berpotensi menembus angka US$2.500 atau lebih, menjadikannya salah satu produk Apple paling mahal yang pernah dirilis.
Jika seluruh bocoran tersebut terbukti akurat, iPhone Ultra berpotensi menjadi langkah besar Apple dalam memasuki pasar smartphone lipat yang saat ini didominasi oleh sejumlah produsen Android. Kehadirannya pun diprediksi akan menjadi salah satu peluncuran teknologi paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir.