Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump tampil dalam acara Congressional Picnic di halaman White House yang berlangsung meriah dan penuh nuansa persatuan politik lintas partai.
Dalam sambutannya, Melania Trump membuka acara dengan menyoroti pengesahan RUU “Fostering the Future Act” oleh DPR Amerika Serikat. Ia menyebut undang-undang tersebut sebagai langkah penting untuk meningkatkan perlindungan dan masa depan anak-anak dalam sistem foster care di Amerika.
Melania menegaskan bahwa isu kesejahteraan anak seharusnya melampaui kepentingan politik. Ia juga mengajak Senat AS segera meloloskan RUU tersebut agar dapat ditandatangani presiden menjadi undang-undang resmi.
“Anak-anak Amerika layak mendapatkan setiap kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan sukses,” ujar Melania di hadapan tamu undangan dari Partai Republik maupun Demokrat.
Setelah pidato sang ibu negara, Donald Trump naik ke podium dan memuji Melania atas keberhasilannya mendorong dukungan bipartisan terhadap RUU tersebut. Trump bahkan berseloroh bahwa dirinya ingin “meminjam” kemampuan Melania untuk membantu meloloskan agenda-agenda politik lainnya di Kongres.
Trump juga menyoroti berbagai capaian pemerintahannya, mulai dari penguatan ekonomi, penurunan inflasi, hingga peningkatan investasi manufaktur di Amerika Serikat. Ia mengklaim pasar saham AS mencetak rekor tertinggi dan tingkat pengangguran berada di level terbaik dalam beberapa dekade.
Selain isu domestik, Trump menyinggung hubungan internasional Amerika Serikat, termasuk pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping. Ia mengatakan kerja sama dagang kedua negara menghasilkan pembelian besar produk pertanian AS serta pesanan pesawat dari perusahaan Boeing.
Dalam pidatonya, Trump juga menyinggung situasi geopolitik terkait Iran dan menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Ia menyebut pemerintahannya tengah berupaya menyelesaikan konflik tersebut “dengan cara yang baik.”
Acara Congressional Picnic tahun ini juga menjadi panggung Trump untuk mengumumkan sejumlah agenda besar di Washington, termasuk rencana pertandingan Ultimate Fighting Championship atau UFC di South Lawn Gedung Putih bersama Presiden UFC Dana White.
Selain itu, Trump turut menyinggung persiapan menuju FIFA World Cup 2026 dan Olimpiade yang akan digelar di Amerika Serikat. Ia memuji Presiden FIFA Gianni Infantino atas kerja sama dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Suasana acara berlangsung hangat dengan iringan musik militer, pesta keluarga, serta interaksi santai antara anggota Kongres, kabinet, dan keluarga mereka. Trump menutup pidatonya dengan optimisme terhadap masa depan Amerika Serikat dan menyebut negaranya sedang berada dalam periode “terkuat dan paling dihormati” di dunia.