Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Yesaya Abraham Dalami Karakter Trian di Sinetron Beri Cinta Waktu, Akui Emosi Jadi Tantangan Terbesar

Jum'at, 01/05/2026
Yesaya Abraham Dalami Karakter Trian di Sinetron Beri Cinta Waktu, Akui Emosi Jadi Tantangan Terbesar
Sinetron Beri Cibta Waktu, SCTV

Jakarta – Aktor muda Yesaya Abraham kembali mencuri perhatian lewat perannya sebagai Trian dalam sinetron Beri Cinta Waktu yang tayang di SCTV. Karakter Trian kini memasuki fase emosional yang lebih kompleks, seiring perkembangan cerita yang semakin dalam dan penuh konflik.

Yesaya mengungkapkan bahwa Trian saat ini digambarkan sebagai sosok yang masih berjuang menghadapi kehilangan sang istri, Adila. Meski berusaha menjalani kehidupan seperti biasa, bayang-bayang masa lalu terus menghantui setiap langkahnya.

“Trian itu sekarang sudah melewati fase kehilangan, tapi di setiap aktivitasnya dia masih mengharapkan hadirnya Adila,” ujar Yesaya saat ditemui di lokasi syuting.

Tak hanya soal luka lama, Trian juga dihadapkan pada misteri dan konflik baru. Pencarian terhadap sosok Andra mulai menjadi fokus, sementara karakter lain seperti Sania, Fadil, Ara, hingga Adity turut membawa dinamika baru yang membuat alur cerita semakin kompleks.

Menurut Yesaya, kehadiran karakter-karakter baru justru membuka peluang cerita yang lebih luas. “Yang tadinya hampir selesai, sekarang malah jadi lebih kompleks dan banyak pilihan arah cerita. Itu yang bikin seru,” katanya.

Salah satu warna baru dalam kehidupan Trian datang dari karakter Sania. Interaksi keduanya dinilai mampu menghadirkan nuansa yang lebih ringan di tengah kisah yang penuh kesedihan.

“Dari yang awalnya sendu, sekarang ada fase lebih cheerful. Kehadiran Sania itu membantu mengangkat suasana hati Trian,” jelasnya.

Namun di balik itu, Yesaya mengakui tantangan terbesar justru datang dari perubahan emosi karakter yang sangat dinamis. Dari sosok serius dan dingin, Trian perlahan menjadi lebih hangat tanpa kehilangan wibawanya sebagai seorang CEO.

“Yang sulit itu menjaga keseimbangan. Dia harus tetap terlihat dewasa dan tegas, tapi juga punya sisi ringan dan kadang lucu,” ungkapnya.

Selain itu, adegan emosional menjadi ujian tersendiri, terutama saat Trian harus menyembunyikan kesedihan di balik sikap tegar. Yesaya bahkan menyebut beberapa adegan menangis diam-diam sebagai momen paling menantang selama syuting.

“Harus terlihat kuat di luar, tapi sebenarnya sedih. Itu cukup sulit, apalagi kalau emosinya harus tetap natural,” katanya.

Dalam proses pendalaman karakter, Yesaya mengaku selalu berusaha memahami naskah secara menyeluruh. Ia juga harus siap menghadapi perubahan arahan mendadak dari sutradara di lokasi syuting.

“Kadang ada perubahan on the spot, itu yang bikin kita harus cepat beradaptasi. Kuncinya ya harus terbuka dan enggak menolak,” ujarnya.

Di luar lokasi syuting, Yesaya memilih untuk tidak membawa emosi karakter ke kehidupan pribadinya. Ia lebih sering melepas penat dengan berolahraga atau mendengarkan musik.

“Kalau dibawa terus, bisa capek sendiri. Jadi di luar set, ya jadi diri sendiri lagi,” katanya.

Meski penuh tantangan, Yesaya merasa bangga bisa menjadi bagian dari sinetron ini. Ia berharap cerita yang disajikan mampu menghibur penonton, terlepas dari berbagai sudut pandang yang muncul.

“Yang penting semoga apa yang kita kasih bisa menghibur. Itu tujuan utamanya,” tutupnya.

Sinetron Beri Cinta Waktu sendiri terus menghadirkan konflik yang semakin menarik di setiap episodenya, menjadikannya salah satu tontonan favorit pemirsa Tanah Air.

Tags

Terkini