Jakarta- Pertemuan ini menjadi bagian dari dorongan pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan prestasi olahraga nasional, sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya membangun ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor agar pembinaan atlet berjalan optimal, termasuk dari sisi pendanaan dan dukungan infrastruktur.
Sekretaris Jenderal FHI, Yasser Arafat Suaidy, menyampaikan bahwa pemerintah membuka peluang dukungan melalui berbagai skema, mulai dari sponsor hingga program “orang tua angkat” yang melibatkan BUMN dan sektor swasta.
Selain itu, Wapres juga berpesan agar para atlet tetap fokus menjaga performa dan meningkatkan capaian prestasi, khususnya dalam menghadapi berbagai ajang internasional ke depan.
FHI turut melaporkan sejumlah pencapaian membanggakan. Tim hoki indoor putra berhasil mempertahankan medali emas secara beruntun pada SEA Games 2023 dan SEA Games 2025. Sementara itu, tim outdoor putra dan putri telah memastikan tiket ke Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
FHI juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan jaminan karier bagi atlet berprestasi. Hingga kini, puluhan atlet hoki telah bergabung dengan institusi negara seperti Polri dan TNI, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka mengharumkan nama bangsa.
Di sisi lain, Kapten Timnas Hoki, Revo Priliandro, menekankan pentingnya dukungan pemusatan latihan nasional jangka panjang. Menurutnya, program tersebut krusial untuk menjaga kesiapan tim menghadapi Asian Games tahun ini serta SEA Games 2027 di Kuala Lumpur.
Ia berharap rencana pelatnas segera direalisasikan agar para atlet dapat menjalani persiapan secara maksimal dan berkelanjutan.