Bekasi — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api di wilayah Bekasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut sekaligus mempercepat langkah perbaikan infrastruktur keselamatan.
Dalam keterangannya, Prabowo menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang tidak dijaga, yang dinilai menjadi salah satu faktor risiko utama kecelakaan. “Kita melihat banyak lintasan kereta api yang belum memiliki penjagaan memadai. Ini harus segera kita atasi,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah menyetujui pembangunan flyover di Bekasi yang sebelumnya telah diajukan oleh pemerintah daerah. Proyek tersebut dinilai mendesak mengingat tingginya kepadatan lalu lintas dan pentingnya mobilitas kereta api di kawasan tersebut.
Tidak hanya di Bekasi, Prabowo mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius. Banyak di antaranya merupakan infrastruktur lama yang sudah ada sejak masa kolonial dan belum mengalami modernisasi signifikan.
“Semua ini akan kita benahi, baik melalui pembangunan flyover maupun penambahan pos penjagaan. Kita akan hitung dan tunjuk pelaksananya,” tegasnya. Pemerintah memperkirakan anggaran yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp4 triliun untuk meningkatkan keselamatan di seluruh titik rawan tersebut.
Terkait korban, Prabowo menyebutkan bahwa sebagian besar telah mendapatkan penanganan medis dengan baik. Dari total sekitar 60 korban, sebanyak 54 orang dilaporkan dan sebagian di antaranya sudah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih dalam perawatan.
Pemerintah juga memastikan bahwa kompensasi bagi para korban akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di akhir pernyataannya, Prabowo kembali menegaskan visi besar pemerintah untuk membangun kemandirian nasional, khususnya dalam sektor pangan dan energi. Ia menekankan bahwa upaya pembangunan infrastruktur dan keselamatan transportasi merupakan bagian dari langkah besar menuju Indonesia yang lebih mandiri, adil, dan sejahtera.