Abidzar Al-Ghifari hingga Cinta Brian Ungkap Tantangan dan Karakter di Sinetron Lautan Cinta SCTV

- Kamis, 25/06/2026
Abidzar Al-Ghifari hingga Cinta Brian Ungkap Tantangan dan Karakter di Sinetron Lautan Cinta SCTV

Citraselebriti – Para pemain sinetron terbaru SCTV, Lautan Cinta, yakni Abidzar Al-Ghifari, Ratu Rafa, Cinta Brian, dan Chantiq Schagerl berbagi cerita mengenai karakter yang mereka perankan serta pengalaman selama proses syuting. Hal itu disampaikan dalam wawancara virtual melalui Zoom, Kamis (25/6).

Cinta Brian yang memerankan karakter Aidan menjelaskan bahwa tokoh yang ia perankan merupakan sosok yang sabar dan penurut. Meski demikian, Aidan memiliki tekad kuat untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

“Aidan itu karakternya sangat sabar dan penurut. Tapi sebenarnya dia tipe yang berusaha mencari apa yang dia mau. Hanya saja, ketika ada faktor yang bisa membahayakan orang yang dia sayangi, terutama ibunya, dia memilih untuk mengalah dan tidak memaksakan diri,” ujar Cinta Brian.

Sementara itu, Chantiq Schagerl yang berperan sebagai Selina menggambarkan karakternya sebagai sosok manja dan terbiasa mendapatkan apa yang diinginkan sejak kecil.

“Selina itu anak mami, manja, dan terbiasa kemauannya dituruti,” kata Chantiq.

Berbeda dengan Selina, Ratu Rafa yang memerankan Jingga mengatakan karakternya jauh lebih mandiri dan menjadi kebalikan dari Selina.

“Jingga itu opposite dari Selina. Kalau Selina lebih feminin dan manja, Jingga punya karakter yang berbeda,” ungkapnya.

Di sisi lain, Abidzar Al-Ghifari yang berperan sebagai Satria menjelaskan bahwa tokohnya berasal dari keluarga berada dan memiliki kepribadian yang rela melakukan apa saja demi orang yang dicintainya.

“Satria itu laki-laki yang gentleman, datang dari keluarga yang berada, dan dia tipe orang yang willing to do anything untuk orang yang dia cintai,” ujar Abidzar.

Dalam kesempatan tersebut, para pemain juga sedikit membocorkan alur cerita Lautan Cinta. Aidan dikisahkan sebagai korban tsunami yang terpisah dari saudara laki-lakinya. Hingga beberapa episode awal, keberadaan sang saudara masih menjadi misteri. Sementara itu, Jingga dan Selina diceritakan sebagai saudara perempuan yang menghadapi konflik keluarga terkait hubungan darah mereka.

Para pemain mengakui bahwa banyak adegan dalam sinetron ini yang menguras emosi. Tidak hanya dialog panjang, sejumlah adegan menangis juga menjadi tantangan tersendiri.

Menurut mereka, salah satu adegan paling menantang adalah saat syuting di tengah hujan hingga larut malam. Cuaca dingin di Depok membuat proses pengambilan gambar terasa lebih berat.

“Kita syuting hujan-hujanan sampai pagi. Waktu itu cuaca Depok lagi dingin banget. Bahkan sebelum syuting basah-basahan, kami sampai dibungkus plastik supaya badan tetap hangat,” kenang para pemain.

Selain syuting di Depok, produksi Lautan Cinta juga sempat melakukan pengambilan gambar di Yogyakarta, termasuk di kawasan Candi Prambanan. Selama sekitar satu minggu berada di Kota Gudeg, para pemain mengaku menikmati kebersamaan yang terjalin selama proses syuting.

“Seru karena bisa menghabiskan banyak waktu bersama. Adegan-adegannya juga banyak yang fun, jadi kebanyakan waktunya diisi dengan seru-seruan,” ujar Cinta.

Tak hanya itu, pengalaman kuliner juga menjadi salah satu kenangan yang membekas selama syuting di Yogyakarta. Para pemain kompak menyebut sate klathak sebagai salah satu momen favorit mereka selama berada di kota tersebut.

Ketika ditanya alasan bergabung dalam proyek Lautan Cinta, Abidzar mengaku ingin mencari penyegaran dalam karier aktingnya.

“Karena saya merasa butuh penyegaran diri lagi. Jadi proyek ini menjadi sesuatu yang menarik untuk saya jalani,” kata Abidzar.

Sinetron Lautan Cinta sendiri telah memulai penayangannya di SCTV dan menghadirkan kisah drama keluarga, cinta, serta pencarian jati diri yang dibalut berbagai konflik emosional.

Tags

Artikel Terkait

Terkini