Citraselebriti – Ungkapan “kurang” ternyata bisa menjadi bahan sempurna untuk menciptakan lagu pop yang memikat. Hal itu dibuktikan oleh kolaborasi terbaru antara Tomggg dan ena mori melalui single terbaru berjudul “MONO TARINAI!”.
Dalam bahasa Jepang, istilah mono tarinai menggambarkan perasaan ketika ada sesuatu yang terasa kurang atau belum cukup. Bagi Tomggg dan ena mori, makna tersebut justru menjadi inspirasi utama dalam karya terbaru mereka.
“MONO TARINAI!” menandai kolaborasi ketiga keduanya setelah sukses menghadirkan lagu “いちごミルク (Ichigo Milk)” yang digunakan dalam kampanye Apple App Store serta “なんてね (nantene)”yang menjadi lagu iklan Pocari Sweat. Kini, mereka kembali bersatu untuk mengubah rasa gelisah dan keinginan akan sesuatu yang lebih menjadi lagu pop yang penuh energi dan menyenangkan.
Tomggg, yang dikenal lewat gaya produksi musiknya yang penuh warna dan melintasi berbagai genre, kembali menghadirkan sentuhan khasnya yang tak terduga. Sementara itu, ena mori membawa karakter vokal unik dan sensibilitas art-pop yang telah membuat album debutnya, DON’T BLAME THE WILD ONE!, meraih berbagai apresiasi, termasuk masuk dalam daftar Album Terbaik 2022 versi NME Asia serta memenangkan penghargaan Album of the Year di ajang Awit Awards Filipina.
Jika dua kolaborasi sebelumnya dikenal karena unsur kejutannya, “MONO TARINAI!” terasa sebagai titik di mana keduanya benar-benar menikmati kebebasan kreatif tersebut. Di atas lanskap musik elektronik penuh warna racikan Tomggg, ena mori meluncur luwes antara lirik berbahasa Jepang dan Inggris, menciptakan keseimbangan antara nuansa jenaka dan kegelisahan yang halus.
Hasilnya adalah lagu yang cerah, playful, namun tidak berlebihan. “MONO TARINAI!” berhasil mengubah perasaan selalu ingin lebih menjadi karya pop modern yang segar dan sulit untuk dihentikan sebelum selesai diputar.
Daya tarik lagu ini juga diperkuat oleh konsep visual yang unik. Video musik dan artwork sampulnya digarap oleh desainer visual Nana Murata, yang menghadirkan estetika penuh warna, psikadelik, sekaligus kawaii. Sentuhan visual tersebut semakin memperkuat nuansa surealis dan kesenangan masa kecil yang menjadi bagian dari identitas lagu.
Kolaborasi ketiga Tomggg dan ena mori ini membuktikan bahwa ketika dua kreator menemukan chemistry yang tepat, dua kali bekerja bersama memang tidak pernah terasa cukup. Melalui “MONO TARINAI!”, keduanya kembali menunjukkan kemampuan mereka menghadirkan musik pop yang segar, kreatif, dan meninggalkan kesan mendalam bagi pendengarnya.
Artikel Terkait
I.O.I Rilis “SPF 100+”, Hadirkan Nostalgia dan Harmoni yang Memikat
Polisi Dalami Kasus ART yang Diduga Ambil Barang Milik Angel Lelga, CCTV Jadi Fokus Penyelidikan
Tomggg dan ena mori Kembali Bersatu Lewat “MONO TARINAI!”, Ubah Rasa Kurang Menjadi Pop yang Adiktif
ART Diduga Gelapkan Barang Milik Angel Lelga, Polisi Tetapkan Satu Tersangka