Citraselebriti – Polimoda Graduate Show 2026 menjadi momen istimewa bagi sekolah mode ternama asal Italia tersebut dalam merayakan 40 tahun perjalanannya. Ajang tahunan ini menampilkan karya para mahasiswa tingkat akhir yang memanfaatkan fashion sebagai medium untuk memahami dan merespons dunia yang mereka warisi.
Di bawah bimbingan pasangan desainer Luke dan Lucie Meier, yang juga merupakan alumni Polimoda 25 tahun lalu, sebanyak 20 mahasiswa Fashion Design mempresentasikan koleksi yang berani, intim, dan sarat makna kemanusiaan. Setiap karya lahir dari perpaduan memori, warisan budaya, serta pengalaman hidup para desainer muda yang berasal dari berbagai belahan dunia.
Berbeda dari pendekatan komersial yang sering mendominasi industri mode, para peserta diberi kebebasan penuh untuk mengeksplorasi ide dan identitas mereka. Busana yang ditampilkan tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga menjadi pernyataan emosional dan konseptual yang merefleksikan berbagai isu sosial dan personal.
Tema identitas menjadi benang merah dalam hampir seluruh koleksi. Para desainer mengangkat berbagai perspektif mengenai feminitas, keberagaman gender, pengalaman imigrasi, hingga peran sosial yang dimainkan individu dalam kehidupan modern. Beberapa koleksi terinspirasi oleh tradisi dan budaya negara asal para desainer, yang kemudian diterjemahkan kembali melalui pendekatan kontemporer.
Selain itu, sejumlah karya juga menyoroti hubungan antara tubuh manusia dan sistem yang berusaha mengontrolnya, mulai dari perkembangan teknologi, industri, hingga kekuatan politik. Pendekatan tersebut menghasilkan koleksi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengundang refleksi mendalam mengenai kondisi masyarakat saat ini.
Sebanyak 20 desainer muda ambil bagian dalam peragaan tahun ini, mewakili beragam latar belakang budaya dari Italia, Jerman, Ukraina, Thailand, Armenia, Austria, Belgia, Amerika Serikat, Israel, Taiwan, Sri Lanka, Jamaika, hingga Prancis. Keberagaman tersebut menjadi salah satu kekuatan utama yang memperkaya narasi kreatif di atas panggung Polimoda.
Untuk menentukan penghargaan Best Collection 2026, Polimoda menghadirkan panel juri lintas industri yang terdiri dari tokoh-tokoh berpengaruh di dunia mode, seni, perfilman, dan media. Di antaranya adalah desainer dan model Eva Cavalli, Fashion Director SSAW Magazine Tuomas A. Laitinen, jurnalis sekaligus aktivis body positivity Danae Mercer, pendiri StyleZeitgeist Eugene Rabkin, serta aktris Simona Tabasco.
Acara ini dipimpin oleh Creative Director Massimiliano Giornetti dengan dukungan styling dari Serge Girardi dan tata musik oleh Frédéric Sanchez. Sementara itu, Vogue Italia turut berperan sebagai mitra siaran langsung yang membawa karya-karya para desainer muda tersebut kepada audiens yang lebih luas.
Melalui Polimoda Graduate Show 2026, generasi baru desainer menunjukkan bahwa fashion tidak hanya berbicara tentang tren dan estetika, tetapi juga tentang identitas, budaya, serta cara manusia memahami dunia yang terus berubah.
Artikel Terkait
PAPER MADE: Drama Martial Arts tentang Brotherhood, Identitas, dan Krisis Moral di Kampus
Polimoda Graduate Show 2026 Rayakan 40 Tahun dengan Koleksi Penuh Identitas dan Ekspresi Personal
Kota Terapung Futuristis Tampilkan Kehidupan Hangat di Tengah Jeda Musim Hujan
Tides Eye Hadirkan Petualangan Fantasi Bajak Laut Penuh Misteri dan Perebutan Artefak Kuno