Citraselebriti – Kepergian aktris Hollywood Daveigh Chase pada usia 35 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan para penggemarnya. Tiga hari setelah kabar wafatnya mencuat, sang ibu, Cathy Chase, akhirnya angkat bicara dan mengungkap perjuangan berat yang dialami putrinya dalam beberapa tahun terakhir. (People.com)
Dalam wawancara yang dikutip media internasional, Cathy mengaku sangat terpukul saat menerima kabar tersebut. Ia menggambarkan perasaannya seolah seluruh udara di dalam tubuhnya terhisap, sementara rasa sakit yang luar biasa membuatnya berteriak histeris karena tidak percaya dengan kenyataan yang harus dihadapi. (People.com)
Menurut Cathy, perjalanan hidup Daveigh mulai berubah setelah mengalami kecelakaan sepeda motor pada 2016 yang menyebabkan cedera punggung. Untuk mengatasi rasa sakit, sang aktris mendapatkan resep obat pereda nyeri, termasuk oxycodone. Dari situlah, kata Cathy, putrinya mulai menghadapi masalah ketergantungan yang terus berlanjut selama bertahun-tahun. (People.com)
Cathy juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya membantu sang putri keluar dari masa-masa sulit. Namun, sebagai orang dewasa, Daveigh memiliki hak untuk menentukan pilihannya sendiri sehingga keluarga tidak selalu dapat melakukan intervensi secara hukum. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan mereka bahkan sempat terputus, membuat sang ibu terus mencari kabar putrinya dengan berbagai cara. (People.com)
Daveigh Chase dikenal luas berkat perannya sebagai Samara Morgan dalam film horor The Ring serta sebagai pengisi suara karakter Lilo dalam Lilo & Stitch. Kariernya yang gemilang di usia muda menjadikannya salah satu bintang cilik paling dikenal di awal tahun 2000-an. (The Washington Post)
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa Daveigh meninggal akibat komplikasi meningitis bakteri dan infeksi darah yang berkembang menjadi sepsis. Kabar tersebut mengejutkan banyak penggemar yang mengenang kontribusinya di dunia film dan animasi. (The Washington Post)
Meski harus menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya, Cathy menegaskan bahwa cintanya kepada sang putri tidak pernah berkurang. Ia berharap publik dapat mengenang Daveigh bukan hanya karena perjuangan yang dihadapinya, tetapi juga karena bakat dan karya yang telah ditinggalkannya bagi industri hiburan.
Artikel Terkait
PAPER MADE: Drama Martial Arts tentang Brotherhood, Identitas, dan Krisis Moral di Kampus
Polimoda Graduate Show 2026 Rayakan 40 Tahun dengan Koleksi Penuh Identitas dan Ekspresi Personal
Kota Terapung Futuristis Tampilkan Kehidupan Hangat di Tengah Jeda Musim Hujan
Tides Eye Hadirkan Petualangan Fantasi Bajak Laut Penuh Misteri dan Perebutan Artefak Kuno