Jakarta – Model dan presenter Paula Verhoeven menegaskan pentingnya memiliki lingkungan pertemanan yang positif dan mendekatkan seseorang kepada Allah. Dalam sebuah talkshow yang digelar di SMESCO, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6), Paula membagikan pandangannya mengenai peran lingkungan dalam membentuk karakter, ketenangan hati, serta kualitas kehidupan seseorang.
Dalam kesempatan tersebut, Paula mengatakan bahwa lingkungan yang baik tidak hadir dengan sendirinya, melainkan harus dicari dan diupayakan secara aktif.
“Kalau kita membutuhkan lingkungan yang baik, maka kita harus mengejarnya. Kita harus mencari guru, mencari teman-teman yang membawa kepada kebaikan. Lingkungan yang baik tidak datang begitu saja, tetapi harus kita bangun dan perjuangkan,” ujarnya.
Paula mengaku sejak dahulu selalu berusaha mencari informasi mengenai berbagai kajian dan majelis ilmu. Menurutnya, seseorang perlu bersikap proaktif untuk menemukan komunitas yang dapat mendukung perjalanan spiritual dan pengembangan diri.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu ciri lingkungan yang baik adalah mampu mengarahkan seseorang untuk semakin taat kepada Allah. Dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, Paula menilai teman yang baik bukanlah mereka yang memperkeruh suasana atau memancing emosi, melainkan yang mampu mengajak untuk bersabar, berdoa, dan menyerahkan urusan kepada Allah.
“Kalau setelah curhat justru membuat kita semakin marah dan emosional, mungkin itu perlu dievaluasi. Tetapi kalau setelah berbicara dengan sahabat kita menjadi lebih tenang, lebih adem, dan diingatkan untuk berdoa serta mendekat kepada Allah, itulah lingkungan yang harus dijaga,” katanya.
Paula juga menekankan pentingnya meminta nasihat kepada guru ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan pandangan lebih bijaksana. Menurutnya, tidak semua masalah bisa diselesaikan hanya melalui diskusi dengan teman sebaya.
Ia menilai lingkungan yang sehat akan saling mengingatkan dalam ibadah sehari-hari, termasuk dalam menjaga amalan seperti zikir pagi dan petang, membaca Al-Qur’an, serta menghadiri kajian keagamaan.
Dalam pandangannya, keberadaan teman-teman yang memiliki semangat belajar dan beribadah sering kali menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri. Lingkungan positif dapat mendorong seseorang untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
Paula juga mengungkapkan bahwa berbagai ujian hidup yang pernah dialaminya membuat dirinya semakin menyadari pentingnya memiliki lingkungan yang tepat. Menurutnya, pengalaman hidup sering kali menjadi proses yang memperlihatkan siapa saja orang-orang yang benar-benar tulus memberikan dukungan.
“Ketika menghadapi ujian, kita bisa melihat mana teman yang benar-benar hadir dan mendukung kita, dan mana yang hanya ada karena kondisi tertentu. Dari situ kita belajar bahwa lingkungan yang baik adalah kebutuhan, bukan sekadar pelengkap,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup, sudut pandang seseorang terhadap pertemanan dan lingkungan juga akan berubah. Baginya, memiliki komunitas yang mampu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kepada Allah merupakan kebutuhan penting dalam menjalani kehidupan.
Dalam talkshow tersebut, Paula hadir didampingi kedua putranya, Kiano dan Kenzo. Di hadapan para peserta, ia mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan karena lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap arah dan kualitas kehidupan seseorang.
“Kalau lingkungannya baik, insyaallah kita juga akan terdorong menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Bahrain: Negara Kecil di Teluk yang Berhasil Mengubah Keterbatasan Menjadi Kekuatan
Suzuki S-Cross 2026 Diklaim Siap Tantang Corolla Cross dan HR-V dengan Teknologi Hybrid Canggih
FELIZZ dan LEGO Tampilkan Chemistry Manis dalam “แมวไหม (Cat Me If You Can)”
Paula Verhoeven: Lingkungan yang Baik Harus Dicari dan Diperjuangkan