Jakarta – Aktris dan pendakwah Dini Aminarti menegaskan bahwa niat yang tulus karena Allah menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi saat mengajak orang lain kepada kebaikan. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah talk show yang digelar di Smesco Jakarta Selatan, Sabtu (6/6).
Dalam kesempatan itu, Dini mengingatkan bahwa seseorang tidak boleh menjadikan manusia sebagai tujuan utama dalam berdakwah atau mengajak kepada kebaikan. Menurutnya, harapan yang terlalu besar kepada respons manusia hanya akan menimbulkan kekecewaan.
“Kalau tujuannya karena manusia, pasti akan kecewa. Tapi kalau semuanya diniatkan karena Allah, insyaallah kita bisa terus berjalan dan konsisten,” ujar Dini.
Istri dari Dimas Seto itu mengakui bahwa dirinya juga pernah merasakan kekecewaan ketika ajakan yang disampaikannya tidak mendapat respons sesuai harapan. Namun, dukungan dari suaminya membantunya memahami kembali pentingnya meluruskan niat.
Dini juga menyoroti peran besar lingkungan dan support system dalam menjaga semangat beribadah dan belajar agama. Menurutnya, teman-teman yang saling mengingatkan dan menguatkan akan membantu seseorang tetap berada di jalan kebaikan.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak bosan memberi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Dini menilai, contoh nyata sering kali lebih efektif dibandingkan sekadar nasihat.
“Jangan pernah bosan memberi contoh. Mungkin awalnya orang tidak langsung mengikuti, tetapi ketika kita terus memberikan teladan yang baik, insyaallah suatu saat mereka akan ikut,” katanya.
Dalam pemaparannya, Dini juga menyinggung pentingnya terus belajar sepanjang hayat. Ia mengutip nasihat para guru yang menyebut bahwa belajar merupakan ibadah terlama dalam kehidupan seseorang.
“Jangan pernah merasa diri sudah pintar. Kita harus terus belajar, karena belajar adalah ibadah terlama seseorang,” ungkapnya.
Menurut Dini, keberadaan komunitas yang positif menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keistamahan. Ia mengungkapkan bahwa kelompok kajian atau musyawarah yang diikutinya telah berjalan sejak tahun 2012 dan hingga kini menjadi wadah untuk saling mengingatkan serta mendukung satu sama lain dalam menuntut ilmu.
Sebagai perempuan dan ibu, Dini menilai proses belajar memiliki peran yang sangat penting karena perempuan merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya di rumah. Karena itu, ia mendorong para perempuan untuk terus mencari ilmu tanpa mengenal batas usia.
Menutup pesannya, Dini mengajak semua orang untuk terus menyebarkan kebaikan, sekecil apa pun bentuknya, termasuk melalui media sosial. Ia meyakini bahwa setiap amal baik yang menginspirasi orang lain akan membawa manfaat dan pahala yang besar.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Jangan pernah bosan mengajak kepada kebaikan dan teruslah belajar serta memperbaiki diri,” tuturnya.
Artikel Terkait
Bahrain: Negara Kecil di Teluk yang Berhasil Mengubah Keterbatasan Menjadi Kekuatan
Suzuki S-Cross 2026 Diklaim Siap Tantang Corolla Cross dan HR-V dengan Teknologi Hybrid Canggih
FELIZZ dan LEGO Tampilkan Chemistry Manis dalam “แมวไหม (Cat Me If You Can)”
Paula Verhoeven: Lingkungan yang Baik Harus Dicari dan Diperjuangkan