Penampilan Rihanna di ajang Met Gala 2026 sukses mencuri perhatian publik dan kritikus mode. Mengusung konsep “fashion is art”, sang diva tampil dengan gaya rambut unik yang disebut sebagai “living sculpture” atau patung hidup.
Di balik tampilan spektakuler tersebut adalah tangan kreatif penata rambut langganannya, Yusef Williams. Dalam wawancara bersama British Vogue, Yusef mengungkap bahwa inspirasi utama datang dari gagasan menjadikan rambut sebagai bagian integral dari karya seni, bukan sekadar pelengkap.
Penampilan Rihanna semakin sempurna saat ia tiba di Metropolitan Museum of Art, New York, bersama pasangannya A$AP Rocky. Ia mengenakan gaun couture rancangan Maison Margiela yang dirancang oleh Glenn Martens, dengan detail korset yang dihiasi lebih dari 115.000 butiran kristal.
Untuk menyelaraskan busana megah tersebut, Yusef menciptakan 40 ikal kawat buatan tangan yang dicat emas dan ditata menyatu dengan rambut Rihanna. Gaya ini dipadukan dengan teknik sleek hair yang ditarik rapat ke kepala, serta gelombang logam berbentuk finger waves yang disusun menyerupai mahkota.
“Kami ingin menciptakan sesuatu yang terasa seperti penghormatan terhadap sejarah, namun tetap modern dan tidak terlihat seperti kostum,” ujar Yusef. Ia menambahkan bahwa setiap detail dirancang agar selaras dengan visi tim: kuat, abadi, dan penuh intensi dari setiap sudut pandang.
Hasilnya adalah tampilan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga mempertegas posisi Rihanna sebagai ikon fashion global yang selalu berani mendorong batas kreativitas di panggung dunia.
Artikel Terkait
Demian Aditya Kembangkan Aplikasi Horor DMS Plus, Gandeng Multivision Produksi Film Vertikal
Robot Xiao Yu Ai Diperkenalkan, Hadirkan Konsep Pendamping AI yang Lebih “Manusiawi”
“Cerita Lila” Usung Horor Emosional, Sara Wijayanto Angkat Kisah Ibu dan Anak dari Penelusuran Mistis
Kabul di Bawah Taliban: Kota Ketakutan, Jurnalis dan Warga Hidup di Bawah Ancaman