Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Forum NB8 dan Uni Eropa Soroti Keamanan Eropa, Ukraina, dan Ketegangan Global

- Kamis, 30/04/2026
Forum NB8 dan Uni Eropa Soroti Keamanan Eropa, Ukraina, dan Ketegangan Global
NB8 & Uni Eropa Bahas Keamanan Global ( DRM News )

KURSSAARE – Para Menteri Luar Negeri negara-negara Nordik-Baltik (NB8) bersama Perwakilan Tinggi Uni Eropa menggelar konferensi pers setelah pertemuan dua hari yang membahas situasi keamanan global, perang di Ukraina, hingga ketegangan di Timur Tengah.

Pertemuan yang dipimpin oleh Estonia sebagai tuan rumah tersebut mempertemukan Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, Swedia, Latvia, Lithuania, dan Estonia, bersama pejabat tinggi Uni Eropa. Diskusi difokuskan pada penguatan kerja sama keamanan regional, peningkatan tekanan terhadap Rusia, serta masa depan arsitektur pertahanan Eropa.

Dorongan Keras terhadap Rusia dan Dukungan untuk Ukraina

Dalam pernyataannya, para menteri menegaskan bahwa Rusia masih menjadi ancaman utama bagi stabilitas Eropa. Mereka sepakat untuk terus memperkuat sanksi, memperketat pengawasan terhadap “shadow fleet”, serta meningkatkan dukungan militer dan ekonomi kepada Ukraina.

Perwakilan Tinggi Uni Eropa menegaskan bahwa Ukraina merupakan bagian penting dari masa depan keamanan Eropa.

“Ukraina lebih penting bagi kita daripada bagi Rusia. Kita akan terus mendukungnya sampai agresi ini tidak lagi memiliki jalan keluar,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa perang telah memperlihatkan kelemahan militer Rusia, termasuk meningkatnya kerugian di medan tempur serta keterbatasan parade militer di Moskow yang disebut tidak lagi menampilkan kekuatan berat seperti sebelumnya.

Seruan NATO Lebih Kuat dan Tanpa “Grey Zone”

Para negara NB8 sepakat bahwa perluasan NATO dan Uni Eropa harus terus berlanjut untuk menghindari adanya “zona abu-abu” yang dapat memicu konflik baru.

Menteri Luar Negeri Estonia menekankan bahwa keberadaan wilayah penyangga antara Rusia dan NATO justru dapat mendorong agresi lebih lanjut.

“Tidak boleh ada grey zone di Eropa masa depan,” ujarnya.

Ketegangan Timur Tengah dan Ekonomi Global

Selain Eropa Timur, situasi di Timur Tengah juga menjadi perhatian. Para pejabat menyoroti dampak konflik terhadap ekonomi global, termasuk kenaikan harga energi dan gangguan jalur perdagangan.

Uni Eropa menegaskan kebebasan navigasi di jalur laut internasional sebagai prinsip yang tidak bisa ditawar, serta membuka peluang peningkatan peran operasi maritim Eropa di kawasan tersebut.

Fokus pada Pertahanan dan Teknologi Militer

Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya peningkatan anggaran pertahanan, penguatan industri militer Eropa, dan kesiapan menghadapi ancaman jangka panjang dari Rusia, termasuk perang siber dan disinformasi.

Negara-negara NB8 disebut sebagai salah satu kelompok paling maju secara ekonomi dan teknologi di Eropa, yang dinilai mampu menjadi motor penguatan NATO dan Uni Eropa.

Perdebatan Soal Negosiasi dengan Rusia

Dalam sesi tanya jawab, muncul pertanyaan mengenai peluang negosiasi dengan Rusia. Perwakilan Uni Eropa menegaskan bahwa Rusia belum menunjukkan itikad untuk berunding secara konstruktif.

“Rusia tidak ingin bernegosiasi secara nyata. Kita harus menempatkan mereka pada posisi di mana mereka benar-benar harus bernegosiasi, bukan sekadar berpura-pura,” ujarnya.

Konferensi pers ditutup dengan penegasan bahwa tidak akan ada “business as usual” dengan Rusia, bahkan setelah perang di Ukraina berakhir. Para pemimpin NB8 dan Uni Eropa sepakat untuk melanjutkan koordinasi menjelang pertemuan NATO berikutnya di Ankara pada Juni mendatang.

Pertemuan ini menegaskan semakin eratnya aliansi Nordik-Baltik sebagai salah satu blok paling solid dalam kebijakan keamanan Eropa dan transatlantik saat ini.

Tags

Artikel Terkait

Terkini