Vijay Kumar menyatakan, “Sebuah kasus tragis mengguncang kawasan Amar Colony, Delhi, setelah seorang bocah ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Kamis pagi. Pelaku utama diduga merupakan mantan asisten rumah tangga yang sebelumnya telah dipecat oleh keluarga korban.”
Ia menjelaskan, “Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 08.45 waktu setempat, ketika orang tua korban melaporkan kejadian tersebut. Sang ayah merupakan seorang pejabat pajak (IRS officer) yang saat itu tengah keluar rumah bersama istrinya untuk berolahraga pagi.”
Lebih lanjut, ia menuturkan, “Saat kembali sekitar pukul 08.00 pagi, pasangan tersebut menemukan anak mereka dalam kondisi tidak sadarkan diri di salah satu lantai rumah. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit di kawasan NFC, namun dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.”
Menurutnya, “Polisi segera melakukan penyelidikan intensif dengan mengerahkan lebih dari 15 tim ke berbagai lokasi. Dari hasil penyelidikan awal, kecurigaan mengarah pada mantan pekerja rumah tangga bernama Rahul Meena, yang diketahui baru dipecat sekitar satu setengah bulan lalu.”
“Rekaman CCTV menunjukkan pelaku memasuki kawasan perumahan sekitar pukul 06.30 pagi dan masuk ke rumah korban pada pukul 06.39. Ia kemudian keluar sekitar pukul 07.20, diduga setelah melakukan aksi kejahatannya,” lanjutnya.
Ia menambahkan, “Penangkapan terhadap Rahul Meena dilakukan pada malam hari di sebuah hotel di kawasan Dwarka. Polisi memiliki bukti kuat untuk menjerat pelaku di pengadilan.”
Terkait latar belakang pelaku, ia mengungkapkan, “Pelaku diketahui memiliki masalah keuangan dan kerap berutang kepada rekan sesama pekerja. Ia juga aktif bermain game online dan tidak mengembalikan pinjaman, sehingga menjadi salah satu alasan korban memberhentikannya.”
Selain itu, ia menyebut, “Kami juga mendalami kemungkinan motif lain, termasuk dugaan dendam akibat pemecatan. Bahkan, pelaku diduga terlibat dalam kasus serupa di wilayah Alwar, Rajasthan, sehari sebelum kejadian di Delhi.”
“Dalam kasus ini, kami telah menerapkan pasal pembunuhan, pemerkosaan, serta perampokan. Dugaan kekerasan seksual terhadap korban masih didalami,” tegasnya.
Ia menutup dengan pernyataan, “Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif pasti dan kronologi lengkap kejadian. Kami akan menuntut hukuman maksimal bagi pelaku atas kejahatan tersebut.”
Artikel Terkait
Majelis Hakim PN Jakarta Pusat Tolak Pembelaan Ammar Zoni Cs, Unsur Permufakatan Jahat Terbukti
Lila Nikole Rayakan 15 Tahun Berkarya di Miami Swim Week dengan Koleksi Bikini Spektakuler
Gemerlap dan Sisi Kelam: Menelusuri Kehidupan Malam di Manchester dan Liverpool
Maura Higgins dan Ciara Miller Resmi Gabung “Dancing With the Stars” Musim 35