Jakarta – Adik dari aktor Ammar Zoni, Aditya Zoni, menyampaikan harapannya usai menghadiri sidang pembacaan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/4). Ia berharap majelis hakim memberikan putusan yang adil dan sesuai dengan kondisi sang kakak.
“Alhamdulillah hari ini sudah duplik. Mudah-mudahan nanti masuk ke tahap keputusan dan semoga berjalan lancar seperti yang kita harapkan,” ujar Aditya kepada awak media.
Sebagai keluarga, Aditya mengaku memiliki harapan besar agar Ammar bisa mendapatkan hasil terbaik. Ia bahkan secara terbuka menyebut keinginannya agar sang kakak dibebaskan. Namun jika pun harus dijatuhi hukuman, ia berharap vonis yang diberikan seringan mungkin.
“Harapannya pasti bebas. Tapi kalau memang harus dihukum, ya semoga seringan-ringannya. Karena seperti yang disampaikan kuasa hukum, Bang Ammar ini pecandu yang seharusnya diobati,” katanya.
Aditya juga menegaskan kekhawatirannya jika Ammar kembali ditempatkan di lembaga pemasyarakatan dengan pengamanan tinggi seperti di Nusa Kambangan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan Ammar yang dinilai lebih membutuhkan rehabilitasi.
“Dia sudah pernah hampir tiga bulan di sana. Itu high risk, dan dia sudah merasakan sendiri. Jujur, dia trauma dan kapok,” ungkap Aditya.
Dari sisi kondisi fisik dan mental, Aditya menyebut Ammar terlihat kelelahan selama menjalani proses persidangan. Ia mengatakan sang kakak tidak memiliki banyak kesempatan untuk merawat diri karena ditempatkan di ruang tahanan dengan pengamanan ketat.
“Yang kita fokuskan sekarang adalah mentalnya. Keluarga rutin menjenguk untuk memberikan dukungan supaya dia kuat menghadapi putusan minggu depan,” jelasnya.
Terkait isu pribadi yang sempat mencuat dalam persidangan, Aditya memilih untuk tidak berkomentar banyak. Ia menegaskan fokus utama keluarga saat ini adalah pada proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya tidak mau masuk ke ranah personal. Fokus kami hanya ke kasus Bang Ammar sampai nanti putusan,” tegasnya.
Aditya juga menyinggung pernyataan Ammar dalam pleidoi yang sempat menimbulkan reaksi dari pihak lain. Ia memastikan bahwa sang kakak telah menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan bahwa pernyataan tersebut murni untuk kepentingan pembelaan di persidangan.
“Bang Ammar sudah klarifikasi dan minta maaf. Itu hanya untuk pembelaan di depan hakim, bukan untuk konsumsi publik,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Aditya kembali berharap agar keputusan majelis hakim nantinya bisa memberikan keadilan sekaligus jalan pemulihan bagi Ammar.
“Kita semua berharap yang terbaik. Semoga keputusan nanti sesuai dengan harapan dan bisa jadi langkah baik ke depan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Elise Mertens Tampil Dominan, Karolina Muchova Bangkit di Set Penentuan
“Fuze”: Aaron Taylor-Johnson Berpacu dengan Waktu di Tengah Ancaman Bom dan Aksi Perampokan
Pasokan Minyak Rusia, Perkuat Ketahanan Energi di Tengah Tingginya Impor BBM
Gibran Dorong Sinergi Lintas Sektor Perkuat Peran Perempuan Jelang Hari Kartini