Jakarta, 14 April 2026 — Clara Shinta menyatakan telah mantap untuk mengakhiri rumah tangganya. Keputusan tersebut diambil setelah melalui pergulatan batin yang panjang dan penuh emosi, meski ia mengaku masih memiliki rasa sayang terhadap sang suami.
Dalam keterangannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Clara mengungkapkan bahwa gugatan cerai telah resmi didaftarkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Ia pun meminta doa agar diberikan kekuatan dalam menjalani proses yang tidak mudah ini.
“Insyaallah saya mantap berpisah. Tapi ini tidak mudah, saya juga terseok-seok. Saya sayang sama suami saya,” ujarnya.
Tetap Terbuka untuk Mediasi
Meski telah mantap berpisah, Clara mengaku tetap membuka diri untuk bertemu dengan suaminya dalam proses mediasi yang akan berlangsung di pengadilan.
“Kalau untuk mediasi, saya siap. Saya selalu terbuka,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sang suami masih terus berupaya memperbaiki hubungan dengan menghubunginya, meski komunikasi kini lebih banyak dilakukan melalui kuasa hukum, Sunan Kalijaga.
Akui Sudah Memaafkan
Dalam pernyataannya, Clara menegaskan bahwa dirinya telah memaafkan sang suami, termasuk perempuan bernama “Indah” yang diduga terlibat dalam konflik rumah tangga mereka.
“Pintu maaf sudah saya buka. Saya sudah memaafkan semuanya,” ungkap Clara.
Namun, ia menegaskan bahwa memaafkan tidak berarti melupakan atau kembali seperti semula. Luka yang dirasakan membuatnya sulit untuk mempertahankan hubungan.
Syok dan Tak Menyangka
Clara mengaku sangat terpukul karena selama ini ia menilai suaminya sebagai sosok yang hampir sempurna. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya, sehingga kejadian tersebut membuatnya syok.
“Buat saya dia sosok suami yang sempurna. Saya tidak pernah melihat kekurangannya, makanya saya tidak menyangka,” katanya.
Dampak ke Anak dan Kehidupan Pribadi
Lebih jauh, Clara mengungkapkan bahwa dampak dari permasalahan ini tidak hanya dirasakan dirinya, tetapi juga anak-anak mereka. Ia menyebut anak-anak mulai mempertanyakan keberadaan sang ayah.
“Yang saya cintai bukan hanya suami saya, tapi keluarga kami. Anak-anak juga terdampak, itu yang paling saya sedihkan,” tuturnya.
Bahkan, Clara mengaku untuk sementara waktu memilih menghentikan aktivitas pekerjaannya demi fokus pada pemulihan diri.
Proses Hukum Berjalan
Saat ini, langkah hukum yang ditempuh Clara baru sebatas gugatan perceraian. Ia juga menyebut akan menghadiri agenda terkait laporan ke Komnas terkait isu anak secara pribadi tanpa didampingi kuasa hukum.
“Saya ingin hadir sebagai seorang ibu, bukan dalam konteks hukum,” ujarnya.
Clara menegaskan bahwa keputusan terkait anak diambil berdasarkan pertimbangan matang, meski diakui tidak mudah, terutama dalam menghadapi kerinduan sang anak.
Dengan proses hukum yang kini berjalan, Clara berharap semua pihak dapat menghormati privasi dan memberikan ruang baginya untuk melewati masa sulit ini.
Artikel Terkait
Clara Shinta Mantap Cerai, Akui Sudah Memaafkan Tapi Tak Bisa Pertahankan Rumah Tangga
PM Israel Perkuat Hubungan dengan Ceko, Soroti Kemitraan Historis
Clara Shinta: Suami Sudah Minta Maaf Berkali-kali, Tapi Kepercayaan Telanjur Hilang
Mertens Tunjukkan Kelas, Menang Dua Set Langsung dalam Laga Ketat