Pertandingan dramatis tersaji saat FC Barcelona menghadapi Atlético Madrid dalam laga semifinal yang berakhir imbang 4-4 dalam duel penuh aksi dan gol.
Atletico langsung mengejutkan tuan rumah dengan start kilat. Penyerang Argentina Julián Álvarezmembuka keunggulan saat laga baru berjalan satu menit. Tak butuh waktu lama, Antoine Griezmannmenggandakan skor di menit ke-5, membuat Atletico unggul cepat 2-0.
Namun, Barcelona menunjukkan mental kuat. Gelandang muda Pedri memperkecil ketertinggalan di menit ke-19. Hanya berselang dua menit, bek muda Pau Cubarsí menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat skema sepak pojok.
Momentum berbalik ke kubu Blaugrana. Íñigo Martínez mencetak gol ketiga Barcelona, memastikan comeback sempurna di babak pertama dengan skor 3-2.
Memasuki babak kedua, Barcelona semakin dominan. Lamine Yamal tampil gemilang dan menjadi kreator serangan. Aksinya di sisi kanan menghasilkan assist untuk Robert Lewandowski yang mencetak gol keempat Barcelona, memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Namun Atletico Madrid tidak menyerah. Marcos Llorente memperkecil skor menjadi 4-3, menghidupkan kembali harapan tim tamu.
Drama puncak terjadi di masa injury time. Penyerang Alexander Sørloth mencetak gol penyeimbang di menit ke-92, memastikan laga berakhir imbang 4-4.
Pelatih Barcelona Hansi Flick dan pelatih Atletico Diego Simeone terlihat saling berpelukan usai laga, menandakan betapa sengit dan melelahkannya pertandingan tersebut.
Hasil ini membuat peluang kedua tim tetap terbuka lebar untuk melaju ke final, dengan leg berikutnya dipastikan akan berlangsung tak kalah panas.
Artikel Terkait
PM Israel Perkuat Hubungan dengan Ceko, Soroti Kemitraan Historis
Clara Shinta: Suami Sudah Minta Maaf Berkali-kali, Tapi Kepercayaan Telanjur Hilang
Mertens Tunjukkan Kelas, Menang Dua Set Langsung dalam Laga Ketat
Shye Rilis “Smoke”, Single Indie-Rock Atmosferik dari Album Terbaru