Jakarta — PSSI secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih kepala baru Tim Nasional Indonesia dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin. Penunjukan pelatih asal Inggris tersebut menandai dimulainya era baru Timnas Indonesia dengan target besar menembus panggung sepak bola dunia.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari jajaran pimpinan PSSI. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Zainudin Amali dan Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI Yunus Nusi, jajaran Exco PSSI, serta Technical Director PSSI Alexander Z.
Dalam sambutannya, PSSI menegaskan bahwa penunjukan John Herdman merupakan bagian dari komitmen federasi untuk meningkatkan performa sepak bola nasional serta membangun kepercayaan publik terhadap arah dan strategi Timnas Indonesia ke depan.
John Herdman dikenal memiliki rekam jejak internasional yang kuat. Ia sukses membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia FIFA 2022, sekaligus memiliki pengalaman panjang membangun budaya dan sistem sepak bola di berbagai negara.
“Ini adalah proyek yang tepat. Indonesia memiliki semangat, potensi, dan basis suporter yang luar biasa. Mereka pantas berada di panggung tertinggi sepak bola dunia,” ujar Herdman dalam pernyataan perdananya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Herdman mengaku tertarik menangani Indonesia bukan karena peringkat dunia, melainkan karena visi besar dan peluang sejarah yang dimiliki. Menurutnya, dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa dan mayoritas masyarakat yang mencintai sepak bola, Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi kekuatan global.
“Saya tidak melihat paspor, saya melihat manusia. Keberagaman pemain, baik diaspora maupun lokal, adalah kekuatan. Tujuan kami satu: membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia,” tegasnya.
Pelatih berusia 49 tahun itu juga menekankan pentingnya memahami budaya dan karakter masyarakat Indonesia. Ia menilai koneksi emosional antara suporter, pemain, dan tim menjadi fondasi utama dalam membangun mental juara.
Terkait langkah awal, Herdman menyebut akan memulai dengan proses evaluasi menyeluruh, mendengarkan masukan pemain, serta membangun standar performa tinggi. Ia mengungkapkan telah berkomunikasi dengan lebih dari 60 pemain sebagai bagian dari pemetaan kekuatan tim.
“Kami akan mendengar, memahami, lalu bertindak. Kesempatan pertama kami ada pada agenda FIFA Matchday bulan Maret,” jelasnya.
Selain fokus pada Timnas senior, Herdman juga menaruh perhatian besar pada kesinambungan program Timnas U-20 dan U-23. Ia menegaskan pentingnya kesamaan filosofi dan kerangka taktik antarlevel agar transisi pemain ke tim senior berjalan mulus.
Konferensi pers ditutup dengan sesi foto bersama, termasuk penyerahan jersey Timnas Indonesia secara simbolis oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada John Herdman. PSSI berharap kehadiran Herdman mampu membawa energi baru dan mengantarkan Timnas Indonesia mencetak sejarah di level internasional.
Artikel Terkait
Samoa, Negeri yang Pernah “Menghilang” Selama Sehari dan Menjaga Tradisi 3.000 Tahun
Trump Disambut Bak Raja di Beijing, Xi Jinping Gelar Prosesi Kenegaraan Megah
Taksi Tanpa Sopir hingga Motor Terbang, Inovasi Teknologi 2026 Bikin Dunia Berubah
Reuni Emosional Keluarga Fast & Furious di Cannes 2026, Vin Diesel dan Meadow Walker Kenang Paul Walker