Bintang Love Island USA musim ketujuh, Austin Shepard, akhirnya angkat suara menanggapi tuduhan serius yang ditujukan kepadanya. Melalui sesi tanya jawab di Instagram Stories pada 4 Juli 2025, Austin membantah keras tuduhan netizen yang menyebut dirinya sebagai seorang “rasis bigot.”
“Saya hanya akan menanggapi ini sekali, karena ini benar-benar gila,” ujar Austin dalam sebuah video. “Kamu bodoh? Serius, kamu enggak mikir?”
Pria berusia 26 tahun itu bahkan menunjukkan salah satu tato di tubuhnya sebagai bukti bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. “Saya punya tato gambar perempuan kulit hitam di sisi tubuh saya. Pakai logika kalian,” tambahnya sambil memperlihatkan tato tersebut ke kamera.
Drama Usai Tinggalkan Villa
Austin sendiri baru saja tereliminasi dari villa Love Island USA bersama Andreina Santos, TJ Palma, Gracyn Blackmore, dan Jaden Duggar. Sementara itu, sesama OG islander, Yulissa Escober, lebih dulu dikeluarkan dari acara hanya dua episode setelah tayang, menyusul kecaman publik atas penggunaan kata-kata rasis dalam sebuah rekaman podcast lama yang kembali viral.
Peristiwa ini menambah daftar kontroversi yang menyelimuti musim ketujuh reality show yang tayang di platform Peacock tersebut. Meski demikian, Austin menegaskan bahwa dirinya tak ingin berlarut dalam drama dan akan fokus melanjutkan kehidupannya pasca acara.
Artikel Terkait
“Silver Fugue” Milik Crystalix Hadirkan Atmosfer EBM Gelap dan Futuristik yang Hipnotis
Sidang Netanyahu Kembali Memanas, Perdana Menteri Israel Bentrok dengan Jaksa di Pengadilan Tel Aviv
“Silent War” Jadi Lagu Penuh Luka dan Harapan, Kolaborasi Sabrina Carpenter & Justin Bieber Sentuh Isu Kemanusiaan Global
Trump Pimpin Upacara Memorial Day di Arlington, Tegaskan Pengorbanan Prajurit Amerika Tak Akan Dilupakan