Jakarta — Aktor Kiki Farrel berbagi cerita soal aktivitasnya di luar dunia hiburan. Lama tak terlihat wara-wiri di layar kaca lewat sinetron striping, Kiki rupanya tengah sibuk mengurus bisnis yang sudah ia rintis sejak 2014 lalu.
Dalam keterangannya, Kiki mengaku sempat kesulitan membagi waktu antara syuting sinetron striping yang menuntut jadwal padat setiap hari dengan bisnis yang ia jalankan secara mandiri.
“Kalau dulu waktu zaman aku masih striping, aku memang belum punya usaha. Nah, pas usaha aku mulai di 2014, sempat ada kejadian tuh tiba-tiba disuruh syuting, sementara aku harus pergi ngurusin usaha yang memang aku ambil barangnya dari luar negeri. Jadinya waktu itu aku malah cancel striping-nya,” ungkap Kiki.
Menariknya, bisnis yang dijalankan Kiki ini mengharuskannya rutin ke luar negeri untuk keperluan impor barang. Dalam setahun, ia bisa dua hingga empat kali bolak-balik ke luar negeri untuk langsung memilih barang dari pabrik-pabrik yang sudah jadi langganannya.
“Biasanya kalau dulu bisa sampai seminggu, 8 hari sampai 10 hari. Tapi sekarang biasanya 6 hari, pulang pergi sudah cukup. Ada tempat khusus sih, pokoknya di sana memang banyak pabrik segala macam, dari yang kecil sampai mesin-mesin gede,” tambahnya.
Meski tren jasa titip (jastip) sedang marak di kalangan selebriti, Kiki mengaku lebih memilih fokus ke bisnis resminya. Ia enggan repot-repot harus standby handphone untuk live atau belanja titipan.
“Kalau jastip kan kayak harus standby terus, live segala macam. Aku enggak, karena sudah ada tokonya sendiri, beli barangnya buat dijual langsung aja,” jelas Kiki.
Soal urusan bea cukai, Kiki juga memastikan semua proses dilakukan secara legal dan resmi. “Tetap bayar, tetap urus surat-suratnya. Aku sih maunya semua aman, legal,” tutupnya.
Artikel Terkait
Member JKT48 Angkat Isu Sosial Lewat Lagu Kritik Budaya Anonim dan Hoaks
Elon Musk Kejutkan Publik dengan Perangkat AI Pengendali Mobil Tesla
Saint Laurent SS 2025: Elegansi Terkendali di Tengah Hujan Paris
Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai Iran Segera Tercapai di Tengah Ketegangan Selat Hormuz