Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu pemenang Grammy, Sara Bareilles, membagikan kisah pribadi yang menyentuh dalam dokumenter terbarunya berjudul Good Grief, yang tayang perdana di Tribeca Festivalpada 4 Juni.
Dokumenter tersebut tidak hanya mengisahkan proses kreatif di balik album pertama Sara dalam tujuh tahun terakhir yang juga berjudul Good Grief, tetapi juga mengungkap perjalanan emosionalnya bersama sang suami, Joe Tippett, dalam upaya memiliki anak.
Dalam salah satu momen paling emosional, Sara mengungkapkan bahwa dirinya dan Joe telah menjalani program bayi tabung atau IVF (In Vitro Fertilization) selama dua tahun. Namun, perjalanan tersebut tidak berjalan mudah dan membuatnya harus menghadapi berbagai kenyataan yang berat.
Menurut laporan yang dibahas dalam dokumenter itu, Sara mengaku mulai mempertimbangkan langkah berikutnya dengan menggunakan donor sel telur. Ia menyampaikan keraguannya untuk melanjutkan proses tersebut dan mengakui bahwa keputusan itu menjadi tantangan emosional yang besar.
Penyanyi berusia 46 tahun itu bahkan terlihat menahan air mata saat berbicara tentang kemungkinan bahwa anak yang lahir nantinya tidak akan memiliki hubungan genetik langsung dengannya. Ia mengaku harus melalui proses berduka untuk menerima kenyataan tersebut.
Meski demikian, Sara mengatakan pengalaman itu telah membantunya melihat kembali makna cinta dan keluarga dari sudut pandang yang lebih luas. Ia berusaha memahami bahwa keluarga dapat terbentuk dalam berbagai cara, tidak hanya melalui ikatan biologis.
Sepanjang perjalanan tersebut, Sara mendapat dukungan penuh dari Joe Tippett. Pasangan ini pertama kali bertemu pada 2015 ketika Joe mengikuti audisi untuk musikal hit karya Sara, Waitress. Sejak saat itu hubungan mereka berkembang hingga akhirnya menikah dan menjalani kehidupan bersama.
Melalui Good Grief, Sara Bareilles tidak hanya membagikan proses kreatif dalam bermusik, tetapi juga memperlihatkan perjuangan pribadi yang jarang terlihat publik, sekaligus memberikan gambaran tentang harapan, kehilangan, dan makna keluarga di tengah perjalanan yang penuh tantangan.