Panass Ekstrem dan Tanjakan Awal Guncang Etape 3 Welter Abos: Sprinter Terjebak di Rute Penuh Drama 126 Km

Senin, 25/05/2026
Panass Ekstrem dan Tanjakan Awal Guncang Etape 3 Welter Abos: Sprinter Terjebak di Rute Penuh Drama 126 Km
Etape ketiga balapan World Tour “Welter Abos”

Etape ketiga balapan World Tour “Welter Abos” sejauh 126 kilometer dari BTO Deba menuju Medina de Pom kembali menghadirkan drama panjang di bawah cuaca panas yang menguras tenaga para pembalap. Meski secara teori etape ini diprediksi cocok untuk para sprinter, rute berbukit dengan tanjakan kategori 3 di awal membuat jalannya lomba berlangsung jauh lebih kompleks.

Sejak kilometer awal, peloton langsung dipaksa menghadapi tanjakan menuju Medina de Palomar yang menjadi pemicu terbentuknya kelompok breakaway. Sejumlah nama seperti Alicia Gonzalez, Constance Valenta, Hashimi, Sarin Speimi, Ka Ree, hingga Nicole Styena mencoba mengambil peluang dan menciptakan jarak dari grup utama. Namun grup ini tidak pernah benar-benar aman, terutama saat memasuki titik sprint menengah di Alto Deos.

Di bagian pendakian, ritme lomba semakin brutal. Serangan bertubi-tubi membuat kelompok terpecah. Karolina Anderson tampil agresif dalam perebutan poin tanjakan, sementara dinamika balapan semakin tidak stabil ketika beberapa tim mulai kehilangan kontrol di peloton.

Momentum besar terjadi ketika Maria Bonito, juara nasional time trial Spanyol, melancarkan serangan jauh di depan dengan jarak 27 kilometer menuju finis. Aksinya membuatnya sempat unggul lebih dari satu menit dan menjadikannya ancaman serius bagi klasemen umum.

Namun balapan belum selesai. Oda Anna Gissinger dan Claire Steels melakukan counter-attack dari grup pengejar, mencoba menutup celah yang semakin menipis. Di sisi lain, insiden jatuhnya dua pembalap dari UAE ADQ saat turunan menambah kekacauan di grup utama.

Saat Bonito masih memimpin di depan, tekanan datang dari belakang. Misha Bradol dari SD Worx Pro Time mulai menunjukkan kekuatan sebenarnya. Bersama beberapa rival GC seperti Amanda Spratt dan Silke Smolders, ia memimpin pengejaran yang perlahan memangkas jarak

Memasuki 7 kilometer terakhir, Bradol melakukan serangan penentu. Dengan kekuatan penuh, ia berhasil menyusul Bonito dan bahkan bertahan ketika balapan memasuki fase terakhir. Duel keduanya menjadi sorotan utama menjelang finis.

Di 600 meter terakhir, Bonito mencoba meluncurkan sprint lebih awal, tetapi Bradol menunjukkan ketenangan luar biasa. Dengan akselerasi tajam di saat terakhir, ia berhasil melewati garis finis lebih dulu dan merebut kemenangan etape.

Maria Bonito harus puas di posisi kedua, sementara grup pengejar datang terpaut waktu di belakang. Kemenangan ini juga menjadi tonggak penting bagi SD Worx Pro Time yang mencatat kemenangan ke-400 sebagai tim.

Di klasemen umum, Loretta Viva tetap mempertahankan jersey ungu, meski hanya unggul tipis tiga detik dari rekan setimnya, Misha Bradol. Persaingan menuju etape pegunungan berikutnya dipastikan akan semakin ketat, dengan selisih waktu di antara para kandidat utama masih sangat rapat.

Tags

Terkini