JAKARTA — Musisi Ahmad Dhani bersama kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan akibat peretasan akun Instagram miliknya.
Aldwin menegaskan bahwa pihaknya sangat prihatin atas kejadian tersebut. “Kami mohon maaf kepada para korban. Ini tentu tidak dikehendaki oleh siapa pun,” ujarnya.
Dhani sendiri menekankan bahwa aktivitas mencurigakan di akun tersebut seharusnya sudah bisa dikenali publik. “Saya tidak pernah berjualan di Instagram. Jadi kalau tiba-tiba ada aktivitas jualan, seharusnya sudah bisa dicurigai bahwa itu bukan saya,” katanya.
Dugaan Ada Pihak yang Menargetkan
Lebih lanjut, Dhani mengaku memiliki kecurigaan bahwa peretasan ini bukan tindakan biasa. Ia menilai waktu kejadian terasa janggal karena terjadi saat dirinya ingin menyampaikan sesuatu ke publik.
“Kenapa tidak dari dulu? Kenapa justru saat saya ingin memposting sesuatu, akun saya diretas? Ini yang membuat saya curiga ada pihak yang sengaja menargetkan,” ungkapnya.
Ia bahkan menduga aksi tersebut bisa saja dilakukan oleh pihak tertentu yang terorganisir, meski belum ada bukti kuat yang mengarah ke sana.
Korban dan Kerugian Masih Didata
Sejauh ini, baru satu korban yang melapor secara serius dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah dan telah menunjuk kuasa hukum. Namun, jumlah total kerugian masih belum dapat dipastikan karena pendataan masih berlangsung.
“Kami mengimbau korban lain untuk segera melapor agar bisa diproses lebih lanjut,” kata Aldwin.
Siap Tempuh Jalur Hukum
Pihak Dhani memastikan akan membawa kasus ini ke ranah hukum dalam waktu dekat. Laporan rencananya akan diajukan ke pihak berwajib setelah seluruh bukti dan koordinasi dengan korban dikumpulkan.
“Ini harus menjadi pelajaran bersama. Akun terverifikasi saja bisa diretas, apalagi yang biasa. Artinya, kita semua harus lebih waspada di era digital,” jelas Aldwin.
Soroti Dampak ke Keluarga
Dhani juga menyinggung dampak yang dirasakan keluarganya, terutama anaknya yang ikut menjadi sorotan publik di media sosial. Ia mengaku telah memberikan pemahaman agar tidak terlalu terpengaruh komentar negatif netizen.
“Kita tidak bisa mengontrol semua orang di media sosial. Yang penting adalah bagaimana kita menyikapinya,” ujarnya.
Aktivitas Media Sosial Terhenti Sementara
Akibat insiden ini, aktivitas Dhani di Instagram untuk sementara waktu terhenti. Ia juga mengaku belum berencana membuat akun baru dan memilih menunggu pemulihan akun lamanya.
“Ini akun yang saya gunakan selama ini, jadi saya tunggu prosesnya,” kata Dhani.
Kasus ini menjadi peringatan bahwa kejahatan siber semakin kompleks dan bisa menyasar siapa saja, sehingga kewaspadaan dan perlindungan akun digital menjadi hal yang sangat penting.