Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Trump Dorong Gencatan Senjata Israel–Lebanon, Sebut Peluang Damai “Sangat Besar”

Jum'at, 24/04/2026
 Trump Dorong Gencatan Senjata Israel–Lebanon, Sebut Peluang Damai “Sangat Besar”
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

WASHINGTON D.C. – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kemajuan penting dalam upaya meredakan konflik antara Israel dan Lebanon, termasuk kesepakatan perpanjangan gencatan senjata selama tiga minggu.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Putih dan disebut sebagai “bersejarah”, Trump mempertemukan pejabat tinggi dari kedua negara yang selama puluhan tahun berada dalam ketegangan. Ia menyebut, meski jarang terjadi, kedua pihak sebenarnya memiliki keinginan untuk hidup damai.

“Ini peluang besar. Mereka punya musuh yang sama dan bisa bersatu untuk mengatasinya,” ujar Trump, merujuk pada peran Hezbollah yang dianggap sebagai sumber utama konflik di kawasan.

Trump juga menyampaikan bahwa Presiden Lebanon dan Perdana Menteri Israel berpotensi bertemu langsung di Washington dalam beberapa pekan ke depan, bertepatan dengan masa gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Wakil Presiden JD Vance menilai momen ini sebagai tonggak penting diplomasi global. Ia menekankan bahwa perpanjangan gencatan senjata tidak lepas dari keterlibatan langsung Trump dalam proses negosiasi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan bahwa perdamaian permanen hanya bisa tercapai jika ancaman kelompok bersenjata di Lebanon dapat diatasi. Ia menyebut rakyat Lebanon berhak hidup dalam kondisi aman dan sejahtera.

Trump juga membuka peluang keterlibatan negara lain seperti Arab Saudi dalam proses perdamaian, seraya menyebut kepemimpinan negara tersebut mendukung stabilitas kawasan.

Meski optimistis, Trump mengakui tantangan masih ada, terutama terkait pengaruh Iran dan dukungannya terhadap Hezbollah. Ia menegaskan bahwa penghentian aliran dana kepada kelompok tersebut menjadi syarat penting bagi terciptanya kesepakatan damai.

“Kami ingin melihat Lebanon kembali menjadi negara hebat. Itu bisa terjadi dengan cepat,” kata Trump.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi diplomasi Amerika Serikat yang lebih luas di Timur Tengah, termasuk upaya paralel terkait isu Iran.

Tags

Terkini