LONDON, Inggris — Liverpool FC Women masih harus menunggu kemenangan perdana mereka di musim ini setelah kembali menelan kekalahan tipis 0–1 dari tim promosi London City Lionesses pada laga Women’s Super League (WSL), Minggu (6/10).
Satu-satunya gol tercipta di menit-menit akhir lewat tendangan penalti Elina Lonard, setelah kiper Liverpool, Rafaelle Grafa, dianggap melanggar Nikita Parris di dalam kotak terlarang. Bola sempat membentur mistar sebelum memantul masuk, mengunci kemenangan penting bagi tim tuan rumah.
Pelatih London City, Joseline Preier, boleh berbangga dengan penampilan anak asuhnya yang tampil dominan sejak awal. Kombinasi serangan cepat lewat Isabelle Goodwin, Kosovar Aslani, dan Nikita Parris berkali-kali mengancam pertahanan Liverpool yang tampak rapuh.
Sementara itu, di kubu Liverpool, pelatih Gareth Taylor melakukan empat perubahan dari laga sebelumnya melawan Manchester United. Mia Renderby dipercaya di lini depan menggantikan Sophie Roman Haug, sementara Maria Høvinger kembali ke posisi gelandang serang. Namun, serangan The Reds tetap tumpul dan belum mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran hingga babak kedua.
Liverpool sebenarnya sempat mendapat beberapa peluang lewat Renderby dan Kerry Holland, namun keduanya gagal memanfaatkan momentum. Di sisi lain, kiper Grafa beberapa kali tampil tidak meyakinkan, termasuk melakukan blunder yang nyaris berujung gol lebih awal bagi Lionesses.
“Kami harus lebih tenang dan efisien. Ini bagian dari proses untuk membangun tim sesuai gaya permainan yang kami inginkan,” ujar Taylor seusai pertandingan dengan nada kecewa.
Kekalahan ini membuat Liverpool Women tetap tanpa poin setelah empat laga, sementara London City Lionesses melesat naik ke papan tengah klasemen WSL berkat kemenangan dramatis di kandang sendiri.