Citraselebriti – Jepang kembali menawarkan pengalaman transportasi yang tak biasa melalui Shonan Monorail, kereta gantung atau suspended monorail yang melaju dari Stasiun Ofuna menuju Shonan-Enoshima di Prefektur Kanagawa. Berbeda dengan kereta konvensional, monorel ini bergantung pada rel yang berada di atas, sehingga memberikan sensasi seolah-olah penumpang sedang melayang di udara layaknya menaiki wahana roller coaster.
Perjalanan sepanjang 6,6 kilometer ini hanya memakan waktu sekitar 14 menit, namun menghadirkan pemandangan kota, terowongan, hingga kawasan pesisir yang memukau. Tiket sekali jalan dibanderol sebesar 340 yen atau sekitar Rp35 ribuan, menjadikannya salah satu atraksi transportasi yang terjangkau bagi wisatawan.
Shonan Monorail mulai beroperasi pada 1970 sebagai solusi transportasi di wilayah Kanagawa yang memiliki jalan sempit dan kontur berbukit. Hingga kini, kereta tersebut masih menjadi sarana transportasi harian masyarakat lokal, sekaligus daya tarik wisata karena desainnya yang unik. Jepang sendiri hanya memiliki dua sistem monorel gantung seperti ini, yakni di Prefektur Kanagawa dan Chiba.
Dengan kecepatan maksimum mencapai 75 kilometer per jam, kereta melintasi jalan raya, kawasan permukiman, serta beberapa terowongan. Dari jendela depan, penumpang dapat menikmati pengalaman seolah berada di wahana taman hiburan saat kereta berbelok dan melaju di atas kota.
Konsep monorel gantung sebenarnya bukan teknologi baru. Sistem serupa telah hadir di Jerman melalui Wuppertal Schwebebahn yang mulai beroperasi sejak 1901 dan menjadi salah satu jalur kereta gantung tertua di dunia.
Melanjutkan Perjalanan dengan Kereta Legendaris Enoden
Setibanya di Stasiun Shonan-Enoshima, perjalanan dilanjutkan menggunakan kereta klasik Enoden menuju kawasan pesisir Shonan. Jalur yang telah beroperasi sejak 1902 ini terkenal dengan nuansa retro serta lintasannya yang sangat dekat dengan rumah-rumah penduduk.
Selama perjalanan, penumpang disuguhi panorama Teluk Sagami, pantai berpasir, hingga kawasan pesisir yang menjadi destinasi favorit untuk berselancar dan berlibur pada musim panas.
Salah satu pemberhentian paling populer adalah Kamakurakokomae Station. Perlintasan kereta di dekat stasiun ini mendunia setelah menjadi latar ikonik dalam anime legendaris Slam Dunk. Tak heran, lokasi tersebut selalu dipenuhi penggemar yang datang untuk mengabadikan momen dengan kereta Enoden berlatar laut.
Menjelajahi Keindahan Enoshima
Tujuan akhir perjalanan adalah Pulau Enoshima, sebuah pulau kecil yang terhubung dengan daratan melalui jembatan sepanjang sekitar dua kilometer. Pulau ini terkenal dengan panorama laut, kuil-kuil bersejarah, taman, serta jalan utama yang dipenuhi toko suvenir, kafe, dan restoran.
Wisatawan dapat menemukan beragam cendera mata khas Jepang, mulai dari sumpit, aksesori, hingga sandal kayu tradisional. Enoshima juga memiliki sejumlah kuil yang menjadi tempat masyarakat berdoa untuk keberuntungan, keselamatan, dan hasil panen yang melimpah.
Sebelum memasuki area kuil, pengunjung menjalani ritual penyucian diri menggunakan air di tempat yang disebut temizu, sebuah tradisi yang masih dijaga hingga kini.
Dari area perbukitan pulau, pengunjung dapat menikmati panorama Teluk Sagami, jembatan penghubung, serta garis pantai Shonan yang membentang indah.
Menikmati Kuliner Laut Segar
Enoshima juga dikenal sebagai surga makanan laut. Beragam restoran menawarkan hidangan ikan segar, cumi-cumi, tiram, hingga sup lobster.
Dalam perjalanan tersebut, menu yang dipilih berupa paket ikan putih panggang lengkap dengan nasi, sup miso, rumput laut wakame, dan aneka pelengkap khas Jepang. Setelah makan malam, perjalanan ditutup dengan menikmati es krim soft serve rasa kopi di sebuah kafe lokal sebelum kembali ke Ofuna menggunakan Shonan Monorail.
Destinasi Sehari yang Layak Dicoba
Shonan Monorail beroperasi setiap hari, dengan kereta pertama berangkat pukul 05.35 dan layanan terakhir pukul 23.50. Frekuensi keberangkatan sekitar setiap tujuh menit membuat moda transportasi ini sangat praktis digunakan.
Meski perjalanan monorel hanya berlangsung singkat, kombinasi pengalaman menaiki kereta gantung, menjelajahi jalur klasik Enoden, menikmati pesisir Shonan, hingga berwisata di Enoshima menjadikannya salah satu pilihan day trip terbaik dari Tokyo.
Bagi wisatawan, disarankan memulai perjalanan sejak pagi agar memiliki waktu lebih leluasa menikmati seluruh destinasi tanpa terburu-buru, terutama karena kawasan Enoshima dan jalur Enoden cenderung sangat ramai, khususnya di lokasi-lokasi populer seperti perlintasan Slam Dunk.
Artikel Terkait
Iko Uwais dan Audy Item Sambut Kehamilan Anak Ketiga, Jadi Hadiah Anniversary Tak Terduga
i-dle Rilis “Gimme Dat Love”, Lagu Penuh Pesona Tentang Ketertarikan yang Sulit Dibendung
Iko Uwais Antusias Jika Berkesempatan Beradu Akting dengan Iwan Fals di Film Action
Jepang, Sensasi Monorel Gantung Menuju Pulau Enoshima yang Memikat Wisatawan