• Selasa, 30/06/2026

Naik Kereta yang Masuk Kapal Feri, Perjalanan 22 Jam dari Milan ke Sisilia Sajikan Pengalaman Langka di Eropa

- Senin, 29/06/2026
 Naik Kereta yang Masuk Kapal Feri, Perjalanan 22 Jam dari Milan ke Sisilia Sajikan Pengalaman Langka di Eropa
Rute sejauh sekitar 1.539 kilometer dari Milan menuju Sisilia ti

Citraselebriti- Sebuah perjalanan unik dengan kereta tidur Intercity Notte menghadirkan pengalaman yang kini nyaris punah di Eropa. Rute sejauh sekitar 1.539 kilometer dari Milan menuju Sisilia tidak hanya berlangsung selama lebih dari 22 jam, tetapi juga melibatkan sebuah atraksi langka, yakni seluruh rangkaian kereta dinaikkan ke atas kapal feri untuk menyeberangi Selat Messina.

Perjalanan dimulai dari Stasiun Milano Centrale menggunakan kereta malam Intercity Notte yang menjadi satu-satunya layanan penumpang di Eropa yang masih mempertahankan konsep train ferry, ketika gerbong kereta langsung dibawa masuk ke kapal untuk menyeberang dari daratan Italia menuju Sisilia.

Dengan tarif sekitar 217 pound sterling untuk kabin pribadi kelas satu, perjalanan ini bahkan memiliki jarak yang lebih panjang dibandingkan rute Milan–London. Kereta melewati sejumlah kota besar seperti Roma dan Napoli sebelum tiba di ujung selatan Italia.

Karena kereta tidak menyediakan gerbong restoran maupun layanan makan sepanjang perjalanan, penumpang harus membawa bekal sendiri. Dalam perjalanan ini, persediaan makanan berupa pizza, camilan, minuman, hingga daging asap menjadi andalan selama hampir satu hari penuh di atas kereta.

Kabin kelas satu menawarkan ruang privat yang cukup luas dengan tempat tidur, wastafel, stopkontak, pendingin ruangan, perlengkapan mandi sederhana, air minum gratis, serta sarapan ringan berupa croissant, biskuit, teh, dan jus pada keesokan paginya. Meski demikian, kereta yang telah berusia puluhan tahun tidak lagi memiliki fasilitas kamar mandi pribadi maupun shower untuk rute Sisilia.

Saat matahari terbit, perjalanan menyuguhkan panorama khas Italia, mulai dari pedesaan hijau, pesisir Laut Mediterania, hingga pemandangan Gunung Vesuvius yang terkenal karena letusan dahsyat yang menghancurkan kota Pompeii pada zaman Romawi.

Kereta juga melaju hingga sekitar 180 km/jam di beberapa lintasan, meski sempat mengalami keterlambatan akibat cuaca yang berubah-ubah, mulai dari hujan deras hingga pelangi yang muncul setelah melewati terowongan panjang di wilayah selatan Italia.

Puncak perjalanan terjadi ketika kereta tiba di Villa San Giovanni. Di lokasi ini seluruh rangkaian kereta didorong masuk ke dalam kapal feri untuk menyeberangi Selat Messina menuju Sisilia. Penumpang diperbolehkan tetap berada di dalam kereta maupun naik ke dek kapal untuk menikmati pemandangan laut selama penyeberangan sekitar 20 menit.

Dari atas kapal, panorama Selat Messina dan kota Messina terlihat jelas. Jalur penyeberangan ini menjadi salah satu peninggalan transportasi klasik Eropa yang masih bertahan hingga kini, meski keberadaannya berpotensi tergantikan apabila proyek pembangunan Jembatan Selat Messina benar-benar terealisasi.

Sesampainya di Sisilia, rangkaian kereta dipisahkan sesuai tujuan akhir menuju Palermo dan Siracusa. Setelah menempuh perjalanan lebih dari 23 jam, kereta akhirnya tiba di Palermo, ibu kota sekaligus kota terbesar di Pulau Sisilia.

Perjalanan kemudian berlanjut dengan menjelajahi Palermo, yang dikenal memiliki perpaduan arsitektur Arab, Norman, Gotik, dan Barok. Salah satu ikon kota yang dikunjungi adalah Katedral Palermo yang menampilkan perpaduan berbagai gaya arsitektur selama berabad-abad.

Selain menikmati suasana kota tua, wisata kuliner menjadi bagian penting dalam perjalanan. Berbagai hidangan khas Sisilia dicicipi, mulai dari Pasta al Nero di Seppia atau pasta tinta cumi, seafood risotto, pizza bergaya Sisilia, arancini berupa bola nasi goreng berisi daging, cannoli, hingga gelato sebagai penutup perjalanan.

Perjalanan panjang dari Milan menuju Palermo melalui kereta yang berubah menjadi penumpang kapal feri menghadirkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Kombinasi perjalanan kereta klasik, panorama pesisir Italia, penyeberangan laut, serta kekayaan budaya dan kuliner Sisilia menjadikan rute Intercity Notte sebagai salah satu pengalaman wisata kereta paling unik yang masih bertahan di Eropa.

Tags

Artikel Terkait

Terkini