Citraselebriti-Aktris Anna Faris mengungkap pengalaman mengerikan yang hampir merenggut nyawanya saat berlibur bersama keluarga di Lake Tahoe pada tahun 2019. Kisah tersebut ia ceritakan dalam episode 4 Juni dari podcast Happy Sad Confused.
Bintang film Scary Movie itu mengenang bagaimana dirinya, sang suami Michael Barrett, serta sekitar belasan anggota keluarga lainnya menginap di sebuah rumah sewaan selama musim dingin. Namun, seiring berjalannya liburan, sejumlah anggota keluarga mulai mengalami gejala yang tidak biasa.
Menurut Faris, mereka merasakan sakit kepala terus-menerus, tubuh lemas, mengantuk, dan kehilangan energi. Pada awalnya, keluarga mengira gejala tersebut disebabkan oleh penyakit akibat ketinggian atau bahkan efek setelah mengonsumsi alkohol.
Situasi berubah ketika ayah Faris memutuskan pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan adanya paparan karbon monoksida, gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau, tetapi dapat menyebabkan keracunan serius hingga kematian.
Faris mengingat momen dramatis saat petugas pemadam kebakaran datang untuk menyelamatkan mereka. Ia mengatakan seluruh penghuni rumah dibangunkan secara darurat oleh petugas yang kemudian mengevakuasi mereka dari lokasi.
Aktris tersebut juga mengaku ingatannya tentang kejadian itu masih samar. Namun, ia masih mengingat seorang petugas pemadam kebakaran yang mengatakan betapa beruntungnya mereka bisa selamat dari insiden tersebut.
Kini, bertahun-tahun setelah peristiwa itu terjadi, Faris mengatakan pengalaman tersebut telah mengubah kebiasaan keluarganya saat bepergian. Sebagai langkah pencegahan, mereka selalu membawa detektor karbon monoksida portabel setiap kali melakukan perjalanan dan menginap di tempat baru.
Pengakuan Faris menjadi pengingat penting tentang bahaya karbon monoksida yang sering kali sulit terdeteksi tanpa alat khusus. Para ahli keselamatan merekomendasikan penggunaan detektor karbon monoksida di rumah maupun tempat penginapan untuk mencegah risiko keracunan yang dapat mengancam jiwa.
Artikel Terkait
Queenz Eye Ajak Penggemar Bernostalgia Lewat Lagu Enerjik “Y2K”
Suku Korowai Papua: Kehidupan di Rumah Pohon dan Tradisi yang Bertahan di Tengah Hutan Tropis
Eric Nam Curahkan Luka Perpisahan Lewat Single Emosional “Miss Me More”
ZIMMERMANN Cruise 2027 di Cap d’Antibes: Perpaduan Glamor Riviera dan Semangat Pemberontak Australia