Amerika Serikat Pecahkan Rekor Kejuaraan di Final Dramatis Estafet 4x400 Meter Indoor Dunia

- Jum'at, 22/05/2026
 Amerika Serikat Pecahkan Rekor Kejuaraan di Final Dramatis Estafet 4x400 Meter Indoor Dunia
Tim estafet putra Amerika Serikat tampil luar biasa pada final nomor 4x400 meter

TORINO — Tim estafet putra Amerika Serikat tampil luar biasa pada final nomor 4x400 meter di ajang Kejuaraan Dunia Atletik Indoor setelah merebut medali emas sekaligus memecahkan rekor kejuaraan dengan catatan waktu fantastis 3 menit 01,52 detik.

Kuartet AS yang diperkuat Justin Robinson, Chris Robinson, Demarius Smith, dan Caleb McCray sukses mengalahkan Belgia serta Jamaika dalam balapan penuh drama dan tensi tinggi di arena indoor Torino.

Sejak awal lomba, persaingan berlangsung sengit. Justin Robinson membuka balapan agresif dari lintasan dalam dan langsung berduel ketat dengan pelari Portugal dan Belgia saat memasuki zona break point. Belgia yang diperkuat Jonathan Sacoor sempat terlihat paling rapi dalam pergantian tongkat dan menjaga posisi di depan.

Namun performa luar biasa Chris Robinson pada leg kedua menjadi titik balik kemenangan Amerika. Robinson mampu melesat melewati pelari Belgia Christian Iguacel dan membuka jarak signifikan untuk tim Negeri Paman Sam.

“Chris Robinson benar-benar mengubah jalannya balapan. Itu leg yang luar biasa,” ujar komentator pertandingan.

Memasuki leg ketiga, Demarius Smith menjaga dominasi Amerika Serikat meski terus dibayangi Julien Watrin dari Belgia. Sementara perebutan posisi ketiga berlangsung panas antara Jamaika dan Belanda.

Di leg terakhir, Caleb McCray tampil eksplosif. Pelari yang sebelumnya meraih medali individu itu melesat tanpa bisa dikejar juara individu 400 meter asal Belgia, Alexander Doom.

McCray mencatat split time tercepat sepanjang lomba dengan 44,65 detik, memastikan Amerika Serikat finis pertama sekaligus memecahkan rekor kejuaraan dunia indoor yang sebelumnya bertahan sejak 2018.

Catatan waktu AS bahkan hanya terpaut sepersekian detik dari rekor dunia.

Belgia harus puas meraih medali perak setelah Alexander Doom gagal mengejar McCray di tikungan terakhir. Sementara Jamaika sukses mempertahankan posisi ketiga setelah Kemar Bailey-Cole menahan tekanan keras Tony van Diepen dari Belanda hingga garis finis.

Persaingan perebutan perunggu menjadi salah satu duel paling dramatis sepanjang lomba.

“Itu balapan yang luar biasa. Hampir saja menjadi rekor dunia,” kata komentator usai lomba.

Belgia sendiri tetap menunjukkan kualitas sebagai tim spesialis estafet indoor. Jonathan Sacoor mencatat split tercepat pada leg pertama dengan 45,83 detik, sedangkan Julien Watrin juga tampil solid saat mencoba memangkas jarak dari Amerika Serikat.

Meski begitu, pergantian tongkat yang efisien dan kecepatan luar biasa Caleb McCray menjadi pembeda utama dalam kemenangan Amerika Serikat malam itu.

Hasil ini sekaligus mengulang sukses Amerika Serikat yang juga meraih emas nomor yang sama pada edisi sebelumnya di Nanjing.

Tags

Artikel Terkait

Terkini